<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116279">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN KADAR ASPAL  DENGAN CARA UJI EKSTRAKSI MENGGUNAKAN PELARUT SPIRITUS DAN PERTALITE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Pirusa Yoana Keumala</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan kadar aspal hasil ekstraksi dengan menggunakan jenis pelarut Spiritus dan Pertalite, pada campuran Asphalt Concrete – Wearing Coarse (AC-WC) bergradasi halus sesuai dengan speksifikasi 2018 revisi 3. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan cara ekstraksi menggunakan alat centrifuge extractor dengan menganalisa pengaruh nilai oktan terhadap jenis pelarut spiritus dan pertalite pada tiga benda uji setiap jenis pelarut yaitu benda uji dengan menggunakan pelarut spiritus dan benda uji dengan menggunakan pelarut pertalite. Metanol (Spiritus) memiliki angka oktan yang lebih tinggi dari pada angka oktan bahan bakar lainnya Metanol (Spiritus) memiliki angka dengan oktan RON 108.&#13;
Nilai kadar aspal yang diperoleh dari penelitian dengan metode sentrifungal dengan pelarut pertalite didapat nilai terkecil 5,89 % dan nilai terbesar 6,36 %, sedangkan untuk spiritus didapat nilai terkecil 3,86 % dan nilai terbesar 4,42 %.&#13;
Ekstraksi merupakan pemeriksaan sampel aspal yang bertujuan untuk mengetahui kandungan aspal yang ada apakah sesuai dengan spesifikasi yang telah di tentukan menurut SKBI – 24.26.1987: yaitu kadar aspal yang diijinkan berkisar antara 4 % sampai 7 %. Kadar aspal merupakan persentase dari berat endapan dan berat sampel campuran yang dibuat dalam percobaan.&#13;
Kata kunci: Ekstraksi, pelarut, metode sentrifugal, kadar aspal&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116279</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 10:41:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 10:50:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>