<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116260">
 <titleInfo>
  <title>INTERPRETASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS DI KAMPUS II UNIVERSITAS SYIAH KUALA, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sitti Raiza Mustika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian mengenai identifikasi struktur bawah permukaan pada lokasi rencana pembangunan infrastruktur Kampus II Universitas Syiah Kuala dilaksanakan di Desa Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui struktur bawah permukaan daerah penelitian menggunakan metode resistivitas 1-D dengan konfigurasi Wenner. Pengambilan data ini menggunakan Resistivity Meter Automatic Resistivity System (ARES) untuk mendapatkan distribusi nilai resistivitas. Pengambilan data dilakukan pada 5 titik pengukuran dengan panjang bentangan elektroda untuk P1 dan P4 adalah 420 meter dan untuk P,2 P3 dan P5 adalah 450 meter. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software EarthImager untuk mendapatkan model 1-D struktur bawah permukaan. Hasil penelitian dan interpretasi data yang diperoleh dari 5 titik pengukuran menunjukkan pada lokasi penelitian didominasi oleh batuan lempung dan batu kapur. Variasi nilai resistivitas yang didapat dari kelima titik pengukuran yaitu antara 9,2 – 363,5 Ωm. Pada titik pengukuran P1, P3 dan P4 ditemukan lapisan keras dengan kedalaman rata-rata 80 meter, sehingga pada lapisan keras ini memiliki nilai porositas yang rendah sehingga sulit untuk dilalui oleh air. Sementara untuk titik pengukuran P2 dan P5 tidak ditemukan lapisan keras sehingga setiap lapisan memiliki konduktivitas yang tinggi yang mudah untuk dilalui oleh air. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode geolistrik resistivitas cukup efektif digunakan dalam menentukan struktur bawah permukaan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116260</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 09:36:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 09:40:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>