<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116228">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KLASIFIKASI TINGKAT KESEJAHTERAAN TERENDAH RUMAH TANGGA DI KOTA JAYAPURA DENGAN MENGGUNAKAN K-MODES CLUSTERING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Merriza Disriyoza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tingkat kemiskinan merupakan indikator yang dapat menggambarkan taraf kesejahteraan masyarakat. Kesejahteraan masyarakat merupakan suatu indikator keberhasilan bagi pemerintah dalam melaksanakan pembangunan nasional. Pada saat melihat tingkat kesejahteraan masyarakat dapat diukur berdasarkan tingkat kemiskinan. Indikator kemiskinan dapat diukur melalui demografi, ketenagakerjaan, pendidikan, kepemilikan aset dan kepesertaan program bantuan sosial. Kota Jayapura merupakan salah satu kota di provinsi Papua Barat yang merupakan salah satu provinsi dengan persentasi penduduk miskin tertinggi di Indonesia dan mendapatkan program pengentasan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil cluster data tingkat kesejahteraan menggunakan metode k-modes  dengan data tingkat kesejahteraan BPS tahun 2018. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai akurasi hasil cluster adalah 28,3%. Data awal dengan kategori sangat miskin yaitu sebanyak 4.429 rumah tangga, kategori miskin sebanyak 5.969 rumah tangga, rentan miskin sebanyak 8.004 rumah tangga dan hampir miskin sebanyak 7353 rumah tangga, sedangkan data hasil cluster mendapatkan sebanyak 5.382, 3.777, 9.959, 6.637 rumah tangga dengan urutan yang sama dari data awal. Modus yang sama dari setiap cluster yang didapat adalah kepemilikan bangunan tempat tinggal yaitu milik sendiri, cara memperoleh air minum yaitu tidak membeli, sumber penerangan utama dari listrik PLN, daya listrik terpasang adalah 250 WATT, jenis kloset yaitu leher angsa,tidak beranggota peserta program KUR, tidak memiliki tabung gas, tidak memiliki lemari es, dan tidak memiliki AC/penyejuk ruangan.  &#13;
&#13;
Kata kunci : K-Modes, Kesejahteraan, Akurasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116228</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 20:37:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 10:02:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>