<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116170">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAUZATUL ARIFIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang telah menyebar hampir di semua wilayah di dunia dalam beberapa dekade terakhir. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara kedua dengan jumlah kasus TB terbesar di dunia. Penyebaran kasus TB sudah meluas ke seluruh provinsi di Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh. Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi dengan angka kejadian TB tertinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai estimasi risiko relatif TB pada kabupaten/kota di Provinsi Aceh menggunakan pendekatan Bayesian Conditional Autoregressive (CAR) dengan model Besag-York-Mollie (BYM), kemudian diklasifikasikan masing-masing kabupaten/kota, serta melakukan pemetaan untuk melihat pola sebaran risiko relatif penyakit TB di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan cross-sectional sebagai desain penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Profil Kesehatan Aceh berupa data jumlah kasus TB di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh tahun 2016-2022. Metode analisis yang digunakan adalah Bayesian CAR model BYM yang dilengkapi dengan pemetaan penyakit. Dari hasil estimasi, Kota Banda Aceh memiliki nilai risiko relatif tertinggi pada tahun 2016 yaitu sebesar 2.24 sedangkan Kabupaten Bener Meriah nilai risiko relatif terendah pada tahun 2018 yaitu sebesar 0,09. Hasil klasifikasi berdasarkan nilai estimasi risiko relatif TB tahun 2022, Kota Lhokseumawe dan Kota Banda Aceh memiliki tingkat risiko lebih tinggi terhadap risiko penyebaran penyakit TB. Sementara itu, Kota Sabang dan Kabupaten Bener Meriah memiliki tingkat risiko lebih rendah. Dari hasil pemetaan terlihat pola sebaran risiko relatif menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat risiko kasus TB di setiap kabupaten/kota di Provinsi Aceh. &#13;
&#13;
Kata kunci: Tuberkulosis, Estimasi Risiko Relatif, Pemetaan Penyakit, Bayesian Conditional Autoregressive, Besag-York-Mollie&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116170</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 16:00:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 09:09:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>