<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116161">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN LITERASI MEDIA MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS SYIAH KUALA TERHADAP INFORMASI HOAKS PANDEMI COVID-19</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HAFIZH AQRAM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi media mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala terhadap informasi hoaks pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan Teori Literasi Media Baru yang digagas oleh Jenkins, Purushotoma, Weigel, Clinton dan Robinson pada tahun 2009. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Informan dalam penelitian ini ditentukan dengan cara teknik purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu berdasarkan penentuan dari peneliti yang berjumlah 7 orang mahasiswa aktif program studi Ilmu Komunikasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini terbagi dalam tiga kemampuan literasi media berdasarkan Individual Competences yaitu kemampuan mengoperasikan media (Technical Skills) yang cukup tinggi, kemampuan dalam menganalisa dan mengevaluasi konten media (Critical Understanding) yang cukup baik, serta aktif dalam memproduksi konten media dan berpartisipasi secara sosial (Communicative Abilities). Hasil analisa dan observasi berdasarkan teori literasi media baru juga terdapat 7 (tujuh) dari 12 (dua belas) keterampilan literasi media yang ada, yaitu play, distributed cognition, judgemnet, multitasking, appropriation, networking, dan visualization. Kemampuan literasi media yang dimiliki mahasiswa Ilmu Komunikasi didorong atas kontribusi dari pembelajaran pada mata kuliah Literasi Media. Sehingga, setiap mahasiswa memiliki bekal dan pengetahuan yang mumpuni ketika dihadapkan pada situasi penyebaran informasi hoaks di media sosial serta memiliki sikap bijaksana dan beretika dalam menyebarkan informasi di ranah daring.&#13;
Kata Kunci: Literasi Media, Mahasiswa, Informasi Hoaks, Individual Competence</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116161</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 15:46:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 08:58:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>