<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116138">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS TINGKAT KESIAPSIAGAAN SATUAN PENDIDIKAN DALAM MENGURANGI RISIKO BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI  (STUDI KASUS DI SMAN 1 LHOKNGA DAN SMAN 1 INDRA JAYA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Kamal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beberapa sekolah di bagian Barat dan Selatan Provinsi Aceh terletak di pesisir pantai, Kondisi ini menyebabkan sekolah termasuk dalam wilayah yang rawan gempa dan tsunami. Daerah dengan kategori ini harus memiliki guru dan peserta didik dengan pengetahuan dan kesiapsiagaan gempa bumi dan tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan instansi sekolah, guru, dan peserta didik serta apakah terdapat perbedaan kesiapsiagaan pada SMAN 1 Lhoknga dengan SMAN 1 Indra Jaya. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. dalam penelitian ini SMAN 1 Lhoknga memiliki populasi 27 guru dan 231 peserta didik, SMAN 1 Indra Jaya 17 Guru dan 73 peserta didik. Dalam menentukan sampel penelitian ini menggunakan sampel jenuh kecuali peserta didik SMAN 1 Lhoknga yang ditetapkan 100 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Hasil penelitian Secara keseluruhan tingkat kesiapsiagaan komunitas sekolah SMAN 1 Lhoknga termasuk kategori tinggi dan tingkat kesiapsiagaan SMAN 1 Indra Jaya tergolong kategori rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaaan yang signifikan tingkat kesiapsiagaan antara SMAN 1 Lhoknga dan SMAN 1 Indra Jaya. Penelitian ini dapat memberikan dasar untuk merekomendasikan langkah-langkah konkret yang dapat diambil oleh SMAN 1 Indra Jaya untuk meningkatkan tingkat kesiapsiagaan mereka, seperti mengadakan peraturan dan panduan, pelatihan guru dan peserta didik, perencanaan tanggap darurat, membenahi sistem peringatan dini dan infrastruktur, dan melakukan mobilisasi sumber daya yang efisien. &#13;
&#13;
Kata kunci : Kesiapsiagaan, tsunami , sekolah, guru, peserta didik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DISASTERS - SOCIAL SERVICES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EARTHQUAKES - DISASTER SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>363.34</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116138</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 14:55:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-23 12:06:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>