<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116137">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI BINTER KONTEMPORER SEBAGAI FONDASI PERTAHANAN INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teguh Arief Indratmoko</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Doktor Ilmu Manajemen</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Optimalisasi kinerja teritorial perlu dikembangkan secara terukur guna menumbuhkan inovasi yang mampu diterapkan oleh masyarakat melalui komunikasi sosial, pembinaan perlawanan wilayah dan Bhakti TNI. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan teritorial,  intelijen teritorial, instrumentasi baik secara langsung atau tidak langsung terhadap kinerja teritorial melalui operasi informasi, perubahan perilaku sosial. Pendekatan studi dilakukan melalui metode kuantitatif yang didukung dengan olah data interview dan Focus Group Discussion (FGD) sebagai konfirmasi dan kelengkapan data kualitatif. Teknik analisis dengan mengembangkan Structural Equation Modeling (SEM) yang memanfaatkan program Lisrel guna menguji pengaruh antar variabel yang memiliki nilai kompleksitas tinggi. Data diperoleh dari seluruh prajurit TNI AD yang berada di lima belas Kodam dan sampel yang dipergunakan dalam penelitian berjumlah 7.421 responden. Hasil penelitian menyatakan bahwa kepemimpinan teritorial,  intelijen teritorial, instrumentasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja teritorial secara langsung atau tidak langsung melalui operasi informasi, perubahan perilaku sosial di tubuh TNI AD. Rekomendasi ditujukan kepada pemerintah dan pimpinan TNI AD untuk mempertimbangkan hasil studi ini guna pengambilan kebijakan militer sebagai upaya untuk memperkuat kinerja satuan teritorial sehingga mencapai Angkatan Darat kelas dunia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116137</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 14:54:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 08:13:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>