<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116124">
 <titleInfo>
  <title>UPAYA PEMERINTAH KABUPATEN GAYO LUES DALAM MENDUKUNG MODERNISASI PELAYANAN PUBLIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PRIMA AKBAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Terbitnya  Peraturan  Presiden  Nomor  95  Tahun  2018  tentang  Sistem  Pemerintahan Berbasis  Elektronik  (SPBE)  Berdasarkan  kebijakan  tersebut,  seluruh  instansi pemerintah wajib menerapkan SPBE, Penerapan SPBE ditujukan untuk mewujudkan proses  kerja  yang  efektif  dan  efisien  serta  meningkatkan  kualitas  pelayanan  publik terpadu  dan  menyeluruh  untuk  mencapai  birokrasi  dan  pelayanan  publik  yang berkinerja  tinggi.  Namun  dalam  penerapannya  masih  terkendala  oleh  banyak  faktor terutama  masih  banyaknya  instansi  pemerintahan  di  Kabupaten  Gayo  Lues  belum menerapkan kebijakan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui upaya modernisasi  pelayanan  publik  Kabupaten  Gayo  Lues  dan  hambatan  yang  dihadapi Pemerintah  Kabupaten  Gayo  Lues  dalam  mendukung  modernisasi  layanan  publik. Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  kualitatif  yang  bersifat  deskriptif. Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  wawancara  dan  dokumentasi.  Teori  yang digunakan  adalah  Teori  pelayanan  publik.  Adapun  Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  upaya  pemerintah  Kabupaten  Gayo  Lues  dalam  mendukung  modernisasi pelayanan  publik    dapat  dilihat  Dari  Pengembangan  Pembanggunan  BTS, Pengembangan  pada  website  data  dan  Aplikasi  layanan  publik,  dan  Pengembangan Sumber  Daya  Manusia  seperti  e-Pelatihan.  Adapun  faktor  Hambatan  yang  dihadapi Pemerintah  Kabupaten  Gayo  Lues  dalam  mendukung  modernisasi  layanan  publik meliputi,  Keterbatasan  sumber  daya  manusia  (SDM),  Keterbatasan  Sumber  Daya Anggaran  dan  Keterbatasan  Kelengkapan  Sumber  Daya  Sarana  Dan  Prasarana  serta Letak  Geografis  Yang  Sulit  Di  Jangkau  yang  mengakibatkan  pelayanan  yang  tidak maksimal.  Dalam  upaya  pengembangan  pelayanan  publik  masih  belum  maksimal  di jalankan  dalam  memberikan  pelayanan  publik  kepada  masyarakat  karena  masih  ada kendala  yang di hadapi seperti masih banyak desa yang belum tercover jaringan dan website pemerintahan masih sebatas informasi bukan bentuk pelayanan publik kepada masyarakat   &#13;
KATA KUNCI: Modernisasi, Pelayanan Publik, Gayo Lues.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116124</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 13:50:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 16:13:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>