<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116118">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN JUMLAH TOTAL BAKTERI PADA TELUR AYAM RAS PETELUR COKELAT (HIBRIDA) YANG DIPELIHARA DI KANDANG CLOSED HOUSE DAN OPEN HOUSE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AUVA MUFIDALLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Batas maksimum cemaran bakteri pada kerabang dan isi telur berdasarkan SNI adalah 1 x 105 CFU/ml. Faktor yang mempengaruhi jumlah bakteri pada isi telur yaitu kurangnya penerapan sanitasi dan udara sekitar kandang. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan jumlah total bakteri pada telur ayam yang dipelihara pada sistem kandang closed house dan open house. Penelitian ini dilakukanan pada salah satu peternakan ayam petelur di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara yang memiliki dua model kandang yaitu closed house dan open house. Jumlah sampel telur yang digunakan sebanyak 9 butir telur dari masing-masing kandang closed house dan open house dari jenis telur ayam Isa Brown. Sampel diambil secara acak pada saat telur dikeluarkan dari kandang dan diletakkan pada tray dalam styrofoam box kedap udara yang telah disterilkan menggunakan alkohol. Selanjutnya telur dikirim ke Laboratorium Kesmavet Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Metode penelitian menggunakan metode observasi dengan pendekatan cross sectional. Pengamatan jumlah bakteri isi telur dilakukan dengan metode Total Plate Count. Data jumlah total bakteri dianalisis secara statistik menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah  total bakteri pada telur ayam pada kandang open house adalah 5,1 x 105 CFU/ml, lebih tinggi dan berbeda nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116118</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 13:36:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 16:12:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>