<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116076">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN NUMERASI DAN SELF EFFICACY SISWA SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurhasanah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Matematika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Nurhasanah (2023). Kemampuan Numerasi dan Self Efficacy Siswa SMP melalui Model Pembelajaran Project Based Learning&#13;
Kemampuan numerasi merupakan bagian Asesmen Nasional dan menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan belajar. Selain kemampuan numerasi, terdapat aspek afektif yang diperlukan untuk keberhasilan belajar yaitu self efficacy sebagai keyakinan seseorang terhadap kemampuannya. Namun, berdasarkan data PISA 2018 diperoleh skor rata-rata kemampuan numerasi berada di peringkat 6 terbawah. Self efficacy siswa juga belum menunjukkan hasil yang optimal. Salah satu penyebabnya karena model pembelajaran yang digunakan masih kurang sesuai. Oleh karena itu diperlukan suatu model pembelajaran yang berbasis masalah nyata, salah satunya yaitu model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan numerasi dan self efficacy siswa yang memperoleh model PjBL serta untuk mengetahui interaksi antara model PjBL dan level siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari  kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran model PjBL sebanyak 50 siswa dan kelas kontrol yang diberikan pembelajaran konvensional sebanyak 50 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan angket. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes kemampuan numerasi dan angket self efficacy. Teknik analisis data menggunakan tes Anava. Hasil penelitian menunjukkan 1) kemampuan numerasi siswa melalui model PjBL lebih baik dari pada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; 2) Self efficacy  siswa melalui model PjBL lebih baik dari pada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; 3) tidak terdapat interaksi antara model PjBL dengan level siswa terhadap kemampuan numerasi siswa; dan 4) tidak terdapat interaksi antara model PjBL dengan level siswa terhadap self efficacy siswa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116076</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 11:38:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 15:57:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>