<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116018">
 <titleInfo>
  <title>KONSEP DIRI REMAJA BROKEN HOME DI DESA PULO TUNONG KECAMATAN DELIMA KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RITA AMELIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konsep diri merupakan pandangan atau persepsi kita mengenai siapa diri kita dan itu hanya bisa kita peroleh lewat informasi yang diberikan orang lain kepada kita. Setiap manusia memiliki konsep dirinya masing-masing begitupun pada anak remaja yang termasuk dalam keluarga broken home ini. Orang lain merupakan faktor yang sangat mempengaruhi dalam pembentukan konsep diri. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui konsep diri anak-anak remaja dari keluarga broken home dan pengaruh prilaku komunikasi remaja di Desa Pulo Tunong. Penelitian ini menggunakan teori Self-consept yang diungkap kan oleh Centi dan Hurlock dan di laksana kan pada April-Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Informan padapenelitian ini adalah anak-anak remaja broken home yang ada di desa Pulo Tunong yang mengalami keluarga broken home sebanyak 3 (tiga) orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep diri anak dari remaja broken home, dapat dibedakan dalam dua kelompok tergantung sifat komunikasi dengan orang tua, jika komunikasi anak tersebut bagus dengan orang tua maka konsep dirinya positif, terbuka dan sarat norma dan nilai kehidupan yang disertai dengan contoh rill yang dilakukan antara ibu dan anak, yang membentuk konsep diri positif remaja seperti menerima diri sendiri dengan bijaksana, mengahrgai orang lain, pemaaf, sabar dan tidak minder. Namun jika komunikasi ibu remaja broken home menjalin komunikasi dengan anaknya secara negatif , jarang, tertutupdan seperti kemarahan, kebencian dan bahkan memberikan contoh yang tidak baik dalam kehidupan sehari-hari maka remaja dari keluarga broken home menjadi anak yang tidak menyukai dirinya sendiri, minder, tertutup, pemarah, sering membuat masalah di sekolah, dan konsep diri yang negatif lainya.&#13;
&#13;
Kata kunci : Psikologi komunikasi; Remaja ; Jenis Konsep Diri.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116018</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-23 19:54:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 14:13:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>