<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11601">
 <titleInfo>
  <title>KEBIJAKAN PEMERINTAH ACEH BESAR TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN(SUATU PENELITIAN TERHADAP NELAYAN LAM NGA, ACEH BESAR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>hayatullah qumaini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Hayatullah KEBIJAKAN PEMERINTAH ACEH BESAR TERHADAP&#13;
Qumaini, PEMBERDAYAAN NELAYAN&#13;
2014 (Suatu Penelitian Terhadap Nelayan Lam Nga, Mesjid Raya)&#13;
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala&#13;
(ix70,),pp,bibl,app.table.&#13;
(Prof. Dr. Adwani, SH,. M.Hum,. M. Jakfar, S.H,. M.Hum)&#13;
Nelayan Lam Nga, hidup dalam kurang terbedayakan. Kebijakan&#13;
Pemerintah Aceh Besar untuk pemberdayaan nelayan atas perintah Qanun No 3&#13;
Tahun 2008, dimana masyarakat nelayan Lam Nga tidak begitu merasakan&#13;
dampak dari arah kebijakan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan&#13;
kebijakan Pemerintah Aceh Besar dalam memberdayakan masyarakat nelayan&#13;
Lam Nga, sebagai pemangku kebijakan dalam mensejahterakan masyarakat&#13;
daerah pesisir. Dan Menjelaskan hambatan dalam pelaksanaan kebijakan serta&#13;
menawarkan solusi kepada Pemerintah dalam memberdaya nelayan. Penelitian ini&#13;
menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam&#13;
penelitian ini dilakukan melalui penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan.&#13;
Penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer dengan cara wawancara dan&#13;
ovservasi. Sedangkan Penelitian keperpustakaan dimaksudkan untuk&#13;
mendapatkan data sekunder, yaitu dengan mempelajari, mengkaji dan melakukan&#13;
penelitian terdahulu, buku, buku panduan penulisan skripsi, karya ilmiah dan&#13;
artikel serta media internet. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan&#13;
pemerintah Aceh Besar terhadap pemberdayaan nelayan melalui, peningkatan&#13;
sarana dan prasarana kelautan dan perikanan, melakukan rehabilitasi terhadap&#13;
bidang kelautan dan perikanan, meningkatkan sumber daya manusia di bidang&#13;
kelautan dan perikanan melalui pendidikan dan pelatihan, dan pengembangan&#13;
usaha di bidang kelautan dan perikanan. Serta yang menjadi hambatan dalam&#13;
pelaksanaan kebijakan oleh pemerintah Aceh Besar yaitu, tidak jelas identitas atau&#13;
status nelayan. Sehingga membuat pelaksanaan pemberdayaan nelayan menjadi&#13;
terhambat. Solusinya untuk menyelesaikan hambatan tersebut yaitu, mendata&#13;
kembali identitas atau status nelayan. Dari hasil penelitian tersebut dapat&#13;
disimpulkan bahwa kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan nelayan belum&#13;
begitu menyentuh semua lapisan masyarakat nelayan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>COMMUNITY DEVELOPMENT</topic>
 </subject>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>11601</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-14 13:35:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-10 09:03:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>