<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115919">
 <titleInfo>
  <title>UJI SKEMA PARAMETERISASI KUMULUS MODEL WRF-ARW PADA STUDI PRAKIRAAN CUACA UNTUK PERINGATAN DINI BANJIR DI WILAYAH ACEH UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI HADISAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Weather Research and Forecasting-Advanced Research (WRF-ARW) merupakan salah satu model Numerical Weather Prediction (NWP), yang didesain untuk penelitian dan prakiraan cuaca. Penentuan parameterisasi yang sesuai dalam model WRF-ARW akan berdampak pada keakuratan hasil prakiraan. Salah satu parameterisasi yang terdapat dalam model WRF-ARW adalah parameterisasi kumulus. Penelitian ini bertujuan untuk menguji skema parameterisasi kumulus yang paling sesuai digunakan dalam prakiraan cuaca yang berdampak pada terjadinya banjir di wilayah Aceh Utara, pada tanggal 04 Oktober 2022. Dalam penelitian ini, skema kumulus yang diuji yaitu skema Kain-Fritcsh (KF), Betts-Miller-Janjic (BMJ), dan Grell-Devenyi (GD). Percobaan running dengan beberapa kombinasi skema kumulus dilakukan untuk menguji skema yang paling sesuai digunakan untuk memprakirakan cuaca di wilayah Aceh Utara. Penentuan skema yang paling sesuai dilakukan dengan melakukan verifikasi data keluaran WRF-ARW dengan data observasi Stasiun Meteorologi Malikussaleh, yaitu dengan menghitung nilai RMSE, MAE, koefesien korelasi dan verivikasi dikotomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skema KF cukup sesuai untuk prakiraan suhu udara dan kecepatan angin dengan nilai RMSE, MAE dan koefesien korelasi sebesar 1,619, 1,263, 0,938 dan 2,887, 2,376, 0,390. Untuk tekanan udara, skema BMJ menunjukkan nilai RMSE terbaik yaitu sebesar 6,143, skema KF menunjukkan nilai MAE terbaik yaitu sebesar 5,276 dan skema GD menunjukkan nilai korelasi terbaik yaitu sebesar 0,883. Untuk parameter curah hujan skema BMJ menunjukkan hasil verifikasi dikotomi terbaik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa skema KF adalah skema parameterisasi kumulus yang paling sesuai digunakan untuk prakiraan cuaca di wilayah Aceh Utara. Berdasarkan analisis beberapa parameter cuaca yaitu suhu udara, streamline angin dan curah hujan di kecamatan Matangkuli dan Pirak Timu dapat disimpulkan bahwa adanya kenaikan suhu udara sesaat sebelum terjadinya hujan yang menambah partikel udara pada awan, arah angin yang masuk ke wilayah Aceh Utara merupakan angin yang berasal dari Samudera Hindia sehingga membawa uap basah dan hujan yang terprediksi merupakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.&#13;
&#13;
Kata kunci :WRF-ARW, parameterisasi kumulus, Aceh Utara&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115919</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-22 13:05:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 08:57:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>