<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115903">
 <titleInfo>
  <title>OBSERVING CHARACTER EDUCATION VALUES IN ENGLISH LANGUAGE CLASSROOM (A QUALITATIVE STUDY AT SMPN 8 BANDA ACEH, DARUSSALAM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AZIZAN TRIWENDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hasil belajar yang baik tidak hanya berfokus pada keterampilan dan perkembangan kognitif siswa; namun juga perlu membangun kepribadian atau karakter siswa. Oleh karena itu, pendidikan karakter menjadi suatu hal yang krusial di era ini. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengamati nilai-nilai pendidikan karakter yang diajarkan oleh guru dalam konteks pengajaran EFL Indonesia. Penelitian ini juga mencoba mengetahui alasan guru bahasa Inggris mengajarkan nilai-nilai karakter tersebut kepada siswanya. Jadi objek penelitiannya adalah 18 karakter nilai dari Kemendikbud, sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa inggris di SMPN 8 Banda Aceh. Untuk tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk memperoleh data yang diperlukan, observasi kelas dan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian. Prosedur analisis data dari Huberman dan Miles (1994) digunakan dalam penelitian ini. Dari observasi kelas terlihat bahwa hampir semua nilai-nilai karakter yang diajarkan oleh guru bahasa Inggris di kelasnya seperti nilai-nilai agama, kejujuran, disiplin, rasa ingin tahu, persahabatan, dan lain sebagainya. Namun nilai demokrasi dan patriotisme tidak ditemukan dalam penelitian ini. Sedangkan dari hasil wawancara guru bahasa Inggris berpendapat bahwa nilai-nilai pendidikan karakter perlu diajarkan kepada siswa karena siswa boleh saja mempunyai prestasi akademik yang baik dalam belajar, namun yang penting mereka juga harus memiliki karakter dan perilaku yang baik.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115903</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-22 11:56:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-22 16:47:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>