<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115888">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS BIPLOT PADA PEMETAAN KORIDOR BERDASARKAN INDEKS PELAYANAN TRANS KUTARAJA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Ulya Ifrad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini membahas tentang penggunaan Principal Component Analysis Biplot dalam memetakan koridor berdasarkan Indeks Kepuasan Pelayanan transportasi umum Trans Kutaraja di Kota Banda Aceh. Principal Component Analysis Biplot dipilih karena mampu memberikan informasi secara visual yang mudah untuk dibaca dan dipahami serta dapat mengurangi dimensi data tanpa mengurangi informasi dari variabel asalnya. Adapun variabel yang dianalisis antara lain Tingkat Loyalitas (X1), Kualitas Perjalanan (X2), Sikap Pramugara (X3), Kondisi Halte (X4) dan Performa Pelayanan (X3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 Principal Component yang terbentuk. Principal component 1 berkaitan dengan Kualitas Perjalanan (X2), Sikap Pramugara (X3) dan Kondisi Halte (X4), komponen ini mampu menjelaskan keragaman sebesar 71,52%. Principal component 2 mampu menjelaskan keragaman sebesar 23,2%, komponen ini berkaitan dengan Tingkat Loyalitas (X1) dan Performa Pelayanan (X5). Hasil Biplot diperoleh bahwa koridor Trans Kutaraja yang memiliki kesamaan karakteristik terbagi menjadi 4 kelompok. Kelompok I hanya terdiri dari satu koridor yaitu koridor 2A yang memiliki karakteristik Tingkat Loyalitas (X1) dan Kualitas Perjalanan (X2) yang tinggi. Kelompok II yaitu koridor 2B dan koridor 3B memiliki kemiripan karakteristik pelayanan Sikap Pramugara (X3), Kondisi Halte (X4) dan Performa Pelayanan (X5) yang rendah. Kelompok III hanya terdiri dari satu koridor yaitu koridor 5 memiliki karakteristik pelayanan Tingkat Loyalitas (X1) dan Kualitas Perjalanan (X2) yang rendah. Kelompok IV yaitu koridor 1 dan koridor 3A memiliki kemiripan karakteristik pelayanan Sikap Pramugara (X3), Kondisi Halte (X4) dan Performa Pelayanan (X5) yang tinggi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115888</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-22 11:29:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-22 16:36:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>