Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT SISWA DALAM MEMANFAATKAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI MAN 1 ACEH TENGAH
Pengarang
SALSA SEFTIA YOMI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Syaiful Bahri - 196012191986031001 - Dosen Pembimbing I
Dara Rosita - 198408282017032101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1806104030048
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Minat merupakan suatu sumber motivasi yang dimiliki oleh siswa untuk dapat
mengarahkannya dalam melakukan upaya yang ingin dilakukan. Siswa diberi
kebebasan dalam memilih sesuatu yang berguna dan bermanfaat untuk dirinya,
layanan bimbingan konseling di sekolah berperan penting untuk mengontrol perilaku
dan permasalahan yang dihadapi dan berguna untuk memberikan layanan minat dan
bakat, sehingga layanan bimbingan konseling merupakan tempat untuk memberikan
saran dan masukan yang digunakan dan dimanfaatkan oleh siswa. Tujuan penelitian
ini ialah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa dalam
memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling. Jenis penelitian yang digunakan
ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data
diperoleh melalui observasi dan wawancara kepada siswa. Teknik analisis data yang
digunakan ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi minat siswa dalam
menggunakan layanan bimbingan konseling dapat dilihat dari faktor internal dan
eksternal. Faktor internal yaitu: 1) pengetahuan 2) pengamatan 3) persepsi 4) motivasi,
sedangkan faktor eksternal diantaranya : 1) guru BK 2) sarana dan prasarana serta 3)
teman sebaya. Motivasi merupakan daya pendorong siswa untuk melakukan kegiatan,
adanya motivasi dapat menimbulkan gairah, merasa senang, dan semangat untuk
melakukan konseling. persepsi yang masih kasuistik terhadap konseling menjadikan
siswa enggan untuk melakukan konseling. Minat siswa dalam memanfaatkan layanan
bimbingan dan konseling, berdasarkan dari rasa ketertarikan siswa terhadap layanan
BK dikarenakan sikap guru BK yang ramah dalam berkomunikasi dan berinteraksi
dengan siswa. Namun sebahagian siswa lainnya mengetahui BK karena terjadinya
permasalahan di sekolah, dan sebagian siswa sudah mengerti dalam menggunakan
layanan bimbingan konseling di sekolah seperti berdiskusi permasalahan keluarga,
masa depan, bakat yang baik untuk siswa, dan siswa sudah merasa nyaman, sebagian
siswa hanya beranggapan layanan bimbingan konseling digunakan ketika terjadinya
permasalahan, sehingga siswa beranggapan bahwa guru BK disekolah hanya melayani
siswa yang bermasalah saja.
Interest is a source of motivation that students have to be able to do something direct him in carrying out the efforts he wants to make. Students are given freedom to choose something that is useful and useful for oneself, Guidance and counseling services at schools play an important role in controlling behavior and problems faced and useful for providing services of interest and talent, so guidance and counseling services are a place to provide suggestions and input used and utilized by students. Research purposes This is to find out the factors that influence students' interest in utilize guidance and counseling services. Type of research used is qualitative research with a descriptive approach. Data collection technique obtained through observation and interviews with students. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Results research shows that factors influence students' interest in Using counseling guidance services can be seen from internal factors and external. Internal factors are: 1) knowledge 2) observation 3) perception 4) motivation, while external factors include: 1) guidance and counseling teachers 2) facilities and infrastructure and 3) friends of the same age. Motivation is the driving force of students to carry out activities, Motivation can create passion, feeling happy and enthusiastic about do counseling. the still casuistic perception of counseling makes Students are reluctant to undertake counseling. Student interest in utilizing services guidance and counseling, based on students' interest in services BK is due to the friendly attitude of BK teachers in communicating and interacting with students. However, some other students know about BK because it happened problems at school, and some students already understand how to use it guidance and counseling services at schools such as discussing family problems, future, good talent for students, and students already feel comfortable, some students only assume guidance and counseling services are used when they occur problems, so that students assume that guidance and counseling teachers at school only serve only problematic students.
MINAT SISWA DALAM MEMANFAATKAN LAYANAN KONSELINGRNINDIVIDUAL DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERIRNKABUPATEN NAGAN RAYA (Peteri Sara, 2022)
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENGELOLAAN PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP NEGERI 17 KOTA BANDA ACEH (Khairiah, 2016)
KINERJA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA NEGERI 4 KOTA BANDA ACEH (IIS MARSITHAH, 2025)
PARTISIPASI SISWA DALAM PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH (Munirayati, 2018)
PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PEMILIHAN KARIR SISWA (Karmila, 2024)