<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115847">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kamaluddamairi Usman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kamaluddamairi Usman &#13;
Suhaimi &#13;
Ya’kub Aiyub Kadir &#13;
Pasal 37 Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah menyebutkan jangka waktu Hak Guna Bangunan dapat diperpanjang namun dalam kasus Putusan Mahkamah AgungNomor 1343 K/Pdt/2021 terdapat peromohonan yang ditolak dan diajukan gugatan ke Pengadilan.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif dan bersumber pada data sekunder yaitu studi kepustakaan. Metode Analisis yang digunakan adalah metode analisis kualitatif.&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaturan perpanjangan Hak Guna Bangunan diatas Hak Pengelolaan, pertimbangan hakim dalam penolakan perpanjangan Hak Guna Bangunan diatas Hak Pengelolaan, dan hasil Putusan Mahkamah Agung tersebut telah memenuhi prinsip keadilan, kepastian hukum, dan prinsip kemanfaatan.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pemberian izin perpanjangan HGB di atas tanah hak pengelolaan melibatkan pembayaran biaya perpanjangan dan pengajuan dokumen permohonan. Setelah evaluasi dan persetujuan, izin perpanjangan HGB dapat diberikan kepada pemilik bangunan dan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1343/K/Pdt/2021 menyebabkan dicabutnya HGB atas bangunan ruko milik Herman Suryanto dan kepemilikan kembali kepada Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan. Herman Suryanto juga diwajibkan membayar biaya perkara sebesar Rp.500.000. Putusan ini dianggap tepat dan sesuai dengan prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan.&#13;
Disarankan kepada Direksi Perusahaan Daerah Sulawesi Selatan (Termohon Kasasi) seharusnya lebih cermat dalam mempertimbangkan permohonan perpanjangan jangka waktu HGB di atas HPL, dan pemegang tanah dengan status HGB, penting untuk memahami persyaratan yang diperlukan dalam melakukan perpanjangan jangka waktu HGB di atas HPL.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115847</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-22 08:20:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-22 15:03:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>