<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115819">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA COPING FLEXIBILITY DENGAN RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA BARU DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mhd. Fikri Ramadhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Pendidikan adalah hak setiap individu. Oleh sebab itu, hendaknya individu dapat &#13;
melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.  Namun, kehidupan &#13;
sebagai mahasiswa sama sekali berbeda denhan kehidupan selama di bangku &#13;
sekolah. Individu yang mampu beradaptasi terhadap perubahan selama &#13;
memasuki perguruan tinggi berarti memiliki resiliensi akademik. Salah satu faktor &#13;
yang mempengaruhi pembentukan resiliensi adalah coping. Lebih lanjut, &#13;
mahasiswa harus secara fleksibel menerapkan strategi coping-nya untuk &#13;
menghadapi hambatan diperguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat &#13;
hubungan antara coping flexibility dengan resiliensi akademik pada mahasiswa &#13;
baru di Banda Aceh. Total sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 344 &#13;
mahasiswa baru yang dipilih menggunakan teknik non probability sampling jenis &#13;
multistage cluster sampling. Coping flexibility diukur menggunakan Coping &#13;
Flexibility Scale-Revised (CFS-R), sedangkan resiliensi akademik diukur &#13;
menggunakan The Academic Resilience Scale-30 (The ARS-30). Uji hipotesis &#13;
yang dilakukan menggunakan Spearman-Brown Formula yang menunjukan hasil &#13;
signifikansi (p) = 0,840. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat &#13;
hubungan antara coping flexibility dengan resiliensi akademik pada mahasiswa &#13;
baru di Banda Aceh. &#13;
Kata Kunci: Coping Flexibility, Mahasiswa Baru, Resiliensi Akademik,</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115819</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 18:12:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-22 11:44:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>