UKURAN BUTIRAN PADA KAWASAN SWASH ZONE DI ALUE NAGA, BANDA ACEH DAN KUALA GIGIENG, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UKURAN BUTIRAN PADA KAWASAN SWASH ZONE DI ALUE NAGA, BANDA ACEH DAN KUALA GIGIENG, ACEH BESAR


Pengarang

RAFWAN HIDAYAT - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ichsan Setiawan - 197806072006041004 - Dosen Pembimbing I
Syahrul Purnawan - 198406122009121003 - Dosen Pembimbing II
Zulkarnain - 196912291994031002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1811101010110

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)


ABSTRAK

Kajian mengenai kondisi distribusi sedimen di pantai Alue Naga, Kota Banda Aceh
dan Kuala Gigieng, Kabupaten Aceh Besar bertujuan untuk melihat karakteristik
sedimen pada daerah pantai. Pengumpulan data lapangan dilakukan pada bulan Mei
dan Juli 2021 untuk mendapatkan sampel sedimen, pengukuran tinggi gelombang, dan
kelerengan pantai. Analisis sedimen dilakukan di Laboratorium Akustik Kelautan
Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala dengan menggunakan
ayakan bertingkat (granulometri). Sampel sedimen yang dianalisis diambil dari dua
titik stasiun. Titik stasiun ditentukan dengan menggunakan metode proposive
sampling kemudian sampel sedimen diambil dengan menggunakan metode coring.
Tipe sedimen ditentukan berdasarkan berdasarkan segita Folk, sementara parameter
statistik sedimen seperti Mean Grain Size (MGS), Sorting, Skewness, dan Kurtosis di
anilisis dengan menggunakan metode grafik. Hasil analisis menunjukan bahwa jenis
sedimen yang ada di perairan pantai Alue Naga, Kota Banda Aceh dan Kuala Gigieng,
Aceh Besar ini terdapat dua jenis sedimen yaitu pasir sedikit berkerikil (slightly
gravelly sand) dan pasir berkerikil (gravelly sand). Nilai MGS yang dihasilkan pada
bulan Mei terukur sebesar 2, 16  dan nilai MGS yang dihasilkan pada bulan Juli
terukur sebesar 0,71  sehingga butiran yang dihasilkan pada bulan Juli lebih kasar
dibandingkan dengan Bulan Mei. Kelerengan Pantai Alue Naga dan pantai Kuala
Gigieng memiliki persentase yang sama yaitu landai. Ketinggian gelombang pada
bulan Juli mencapai 120 cm dibandingkan dengan bulan Mei yang hanya 100 cm.
karena energi dan interaksi gelombang pada bulan Juli lebih kuat sehingga lebih
dominan kasar dibandingkan pada bulan Mei.

Kata kunci : Alue Naga, Kuala Gigieng, ukuran butir rata-rata (Mean grain size),
kelerengan, gelombang.

ABSTRACT The study of the condition of sediment distribution on Alue Naga beach, Banda Aceh City and Kuala Gigieng, Aceh Besar Regency aims to look at the characteristics of sediment in coastal areas. Field data collection was carried out in May and July 2021 to obtain sediment samples, measure wave height and beach slope. Sediment analysis was carried out at the Marine Acoustics Laboratory, Faculty of Maritime Affairs and Fisheries, Syiah Kuala University using multilevel sieves (granulometry). The sediment samples analyzed were taken from two station points. Station points are determined using the proportional sampling method then sediment samples are taken using the coring method. Sediment type is determined based on Folk's triangle, while sediment statistical parameters such as Mean Grain Size (MGS), Sorting, Skewness, and Kurtosis are analyzed using graphic methods. The results of the analysis show that there are two types of sediment in the coastal waters of Alue Naga, Banda Aceh City and Kuala Gigieng, Aceh Besar, namely lightly gravelly sand and gravelly sand. The MGS value produced in May was measured at 2,16 and the MGS value produced in July is measured at 0,71 so that the grains produced in July are coarser compared to May, because the energy and wave interactions in July are stronger so they are more dominantly coarser than in May. The slope of Alue Naga Beach and Kuala Gigieng Beach has the same percentage, namely sloping. The wave height in July reached 120 cm compared to May alone 100 cm. because the energy and wave interactions in July are stronger so it is more dominantly rough than in May. Key words: Alue Naga, Kuala Gigieng, average grain size, slope, waves.

Citation



    SERVICES DESK