<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115760">
 <titleInfo>
  <title>STUDI FENOMENOLOGI PEREMPUAN PEROKOK DI CAFE DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FARAH ZAYYAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena perempuan perokok telah memunculkan berbagai sikap dan tindakan pro  ataupun kontra di kalangan  masyarakat.  Penelitian  ini  bertujuan untuk mengetahui bentuk konsep diri perempuan perokok di Kota Banda Aceh dan untuk mengetahui cara perempuan perokok tersebut memandang mereka sebagai perempuan perokok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai maka peneliti menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik oleh George Herbert Mead menyatakan proses pembentukan konsep diri yang dipengaruhi oleh mind (pikiran), self (diri), society (masyarakat). Data pada penelitian diperoleh data primer melalui hasil wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Sedangkan pada data sekunder adalah data tertulis yang berasal dari pihak yang dapat  memberikan  informasi  mengenai  konsep  diri pada  perempuan  perokok. Hasil penelitian ini memberikan simpulan bahwa society (masyarakat) atas stigma negatif  yang  membentuk  konsep  diri pada perempuan  perokok  tidak  berjalan dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan fenomena perempuan perokok di Kota Banda   Aceh   masih   tabu   sehingga   tidak   mendapatkan   penerimaan   oleh masyarakat. Akan tetapi, disimpulkan bahwa stigma negatif  yang diberikan oleh masyarakat terhadap perempuan perokok tidak mempengaruhi mind (pikiran) dan self (diri) kelima informan dalam penelitian ini.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Konsep diri, mind, self, society, Interaksionisme Simbolik. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115760</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 15:28:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-22 10:51:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>