<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115693">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS MODEL MATEMATIKA PENYEBARAN VIRUS MONKEYPOX DENGAN ADANYA ISOLASI, VAKSINASI DAN TRANSMISI MANUSIA KE HEWAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rachmawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Matematika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cacar monyet (monkeypox) adalah penyakit akibat virus yang ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya. Penularan virus cacar monyet hingga sekarang mengalami peningkatan, penyebarannya tidak hanya dari hewan terinfeksi kepada manusia rentan, dari hewan ke hewan, dan dari manusia ke manusia akan tetapi penyebaran dimungkinkan juga dari manusia terinfeksi kepada hewan rentan melalui hewan peliharaan atau hewan ternak. Pemodelan matematika dapat membantu dalam upaya pencegahan perluasan penyebaran penyakit cacar monyet. Penelitian ini mengkaji pengembangan model penyebaran penyakit cacar monyet SVEQIR pada populasi manusia dan SEIR pada hewan yang dibagi ke dalam dua kasus, kasus pertama mempertimbangkan penyebaran dari hewan terinfeksi ke manusia rentan dan kasus kedua mempertimbangkan dua penyebaran yaitu dari manusia terinfeksi ke hewan rentan dan dari hewan terinfeksi ke manusia rentan. Model kasus pertama dan kedua selanjutnya dicari dan dianalisis titik kesetimbangan, kestabilannya, bilangan reproduksi dasar dan sensitivitas parameter. Titik kesetimbangan yang dianalisis adalah titik kesetimbangan bebas penyakit serta kriteria kestabilan yang diperoleh adalah stabil asimtotik. Bilangan reproduksi dasar yang diperoleh berdasarkan next generation matrix yaitu R0</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115693</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 12:33:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-22 09:22:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>