<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115658">
 <titleInfo>
  <title>PENYERTAAN DALAM TINDAK PIDANA MALAPRAKTIK TENAGA KESEHATAN  YANG MENGAKIBATKAN KEMATIAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI MEULABOH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T.  MUHAMMAD ALFIS SYAHRIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
T. Muhammad&#13;
  Alfis Syahrin,  &#13;
          2023&#13;
&#13;
&#13;
 &#13;
 &#13;
Nursiti, S.H., M.Hum. &#13;
PENYERTAAN DALAM TINDAK PIDANA&#13;
MALAPRAKTIK TENAGA KESEHATAN YANG&#13;
MENGAKIBATKAN KEMATIAN (Suatu Penelitian di&#13;
Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Meulaboh)&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(iv, 74), pp., bibl., tabl.&#13;
(vi, 58), pp., bibl.&#13;
 &#13;
Pasal 83 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga &#13;
Kesehatan, menyatakan setiap Tenaga Kesehatan yang melakukan kelalaian berat&#13;
yang mengakibatkan Penerima Pelayanan Kesehatan luka berat dipidana dengan&#13;
pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun. Sedangkan Ayat (2) menyatakan bahwa&#13;
jika kelalaian berat sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) mengakibatkan kematian&#13;
dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun. Meski telah diatur&#13;
tentang perbuatan dan sanksi pidana terhadap perbuatan malapraktik, namun di&#13;
wilayah hukum Pengadilan Negeri Meulaboh ditemukan tindak pidana tersebut.&#13;
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan&#13;
tenaga kesehatan melakukan malapraktik, Pertimbangan Hakim dalam&#13;
menjatuhkan pidana, dan upaya-upaya yang dilakukan oleh RSUD Cut Nyak Dhien&#13;
dalam menanggulangi terjadinya malapraktik oleh tenaga kesehatan di Wilayah&#13;
Hukum Pengadilan Negeri Meulaboh.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris. Metode yuridis&#13;
empiris menggunakan data yang didapatkan dalam penelitian lapangan berupa hasil&#13;
wawancara dengan responden serta informan dan memadukan bahan-bahan hukum&#13;
seperti buku teks, teori, peraturan perundang-undangan.&#13;
Hasil penelitian menjelaskan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan&#13;
malapraktik oleh tenaga kesehatan, yaitu bekerja tidak sesuai dengan kompetensi&#13;
dan kualifikasi pendidikan, jumlah tenaga kesehatan yang tidak sebanding dengan&#13;
jumlah pasien, tenaga kesehatan tidak menjalankan SPM, kurangnya mendapatkan&#13;
pengalaman praktik, dan kurangnya komunikasi antara tenaga kesehatan dengan&#13;
dokter. Majelis Hakim melakukan pertimbangan dan menjatuhkan pidana penjara&#13;
dengan memperhatikan fakta-fakta hukum di persidangan memilih dakwaan&#13;
alternatif ke Satu sebagaimana diatur dalam Pasal 84 Ayat (2) UU tentang Tenaga&#13;
Kesehatan. Adapun upaya-upaya yang dilakukan oleh RSUD Cut Nyak Dhien&#13;
Meulaboh dalam menanggulangi terjadinya tindakan malapraktik, yaitu:&#13;
menjalankan Good Clinical Governance dengan Benar, bekerja sesuai kompetensi,&#13;
bekerja sesuai dengan standar pelayanan di rumah sakit, dan membangun&#13;
komunikasi yang baik antara dokter dan tenaga kesehatan.&#13;
Disarankan kepada RSUD Cut Nyak Dhien melakukan pemberian&#13;
pembekalan etik dan kompetensi kepada tenaga kesehatan secara berkala dan&#13;
melakukan Satuan Kredit Partisipiasi terhadap SDM yang ada. Aparat penegak&#13;
hukum agar tetap terus melakukan penegakan hukum pada tindakan malapraktik.&#13;
Kepada dokter, tenaga kesehatan, dan keluarga pasien untuk tetap terus melakukan&#13;
komunikasi yang terarah dengan mengikuti SOP RSUD Cut Nyak Dhien untuk&#13;
menghindari terjadinya miskomunikasi yang berujung pada tindakan malapraktik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115658</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 11:00:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 15:40:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>