<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115645">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JENIS KEMASAN DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS BENIH ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANNISA ARIZKA AZZAHRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman rosella merupakan tanaman semusim atau berumur pendek sehingga setelah selesai masa pembungaannya tanaman akan mati. Permasalahan yang sering dihadapi dalam budidaya rosella adalah kurangnya ketersediaan bibit rosella dengan kualitas yang sama baiknya dengan bibit baru dan kurangnya usaha untuk mengembangkan dan membudidayakan tanaman rosella. Salah satu penyebab menurunnya kualitas benih rosella adalah tidak tepatnya penggunaan kemasan pada penyimpanan dalam waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kemasan, lama penyimpanan dan juga interaksi antara keduanya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3x4 dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah Jenis Kemasan yang terdiri atas 3 taraf, yaitu: K1= Plastik Polietilen, K2 = Plastik + Vakum,  K3 = Aluminium Foil. Faktor kedua adalah Lama penyimpanan yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: L1 = 1 bulan, L2 = 2 bulan, L3 = 3 bulan, L4 = 4 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kemasan berpengaruh sangat nyata terhadap parameter potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, indeks vigor, dan kecepatan tumbuh relatif. Namun berpengaruh nyata terhadap parameter keserempakan tumbuh. Perlakuan jenis kemasan terbaik untuk mempertahankan viabilitas benih yaitu aluminium foil. Lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata terhadap parameter potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, indeks vigor, keserampakan tumbuh dan kecepatan tumbuh relatif. Perlakuan lama penyimpanan terbaik untuk mempertahankan viabilitas benih yaitu 1 bulan. Interaksi antara jenis kemasan dan lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap daya berkecambah, potensi tumbuh maksimum dan indeks vigor, namun berpengaruh tidak nyata terhadap keserampakan tumbuh dan kecepatan tumbuh relatif. Perlakuan terbaik yaitu kombinasi antara jenis kemasan aluminium foil dan lama penyimpanan 1 bulan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115645</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 10:42:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 15:33:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>