<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115636">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN WEBGIS PERSEBARAN MEREK BERSERTIFIKAT DJKI DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raihan Amal Ramadhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Merek adalah sebuah tanda yang memiliki tiga unsur yaitu pertama dapat dipresentasikan secara grafis, memiliki daya pembeda atau kekhasan sebagai identitas asal produk dibenak konsumen untuk membedakan produk jenis lainnya dan ketiga digunakan kegiatan perdagangan barang atau jasa. Setiap merek memerlukan sertifikat DJKI untuk dilindungi dengan cara mendaftarkan mereknya, sehingga masyarakat pun memerlukan media berupa pengajuan untuk dapat dibantu proses pendaftaran merek tersebut. Selain itu diperlukan media yang memudahkan masyarakat dan kemenkumham untuk melihat transparansi jumlah dan titik merek yang ada di Provinsi Aceh, maka dari itu dibuatlah pada penelitian ini sebuah webGIS Persebaran Merek Bersertifikat DJKI di Provinsi Aceh yang dapat menampilkan titik lokasi pengajuan dan 50 sampel merek yang telah bersertifikat. Terdapat beberapa proses tahapan penelitian yaitu identifikasi masalah, studi literatur, pengumpulan data, perancangan, pembuatan, pengujian, hasil penelitian dan pembuatan laporan. Dalam proses pengembangan sistem menggunakan metode waterfall, yang pembuatan sistemnya menggunakan Laravel dan library javaScript yaitu leaflet untuk menampilkan peta interaktif. Hasil sistem akan dilakukan pengujian menggunakan metode USE Questionnaire yang terdiri dari 30 pertanyaan yang terbagi atas 4 aspek dan melibatkan 100 responden yaitu mahasiswa informatika dan masyarakat umum. Hasil pengujian menghasilkan nilai 92,82% yang menunjukkan bahwa webGIS Sebaran Merek Bersertifikat DJKI di Provinsi Aceh sangat layak digunakan.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Merek Bersertifikat DJKI, WebGIS, Metode Waterfall, Laravel, Leaflet,  USE Questionnaire.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115636</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 10:02:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 16:14:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>