<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115629">
 <titleInfo>
  <title>PERAN PANGLIMA LAOT DALAM MEWUJUDKAN KEBERLANJUTAN PERIKANAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI IDI RAYEUK, ACEH TIMUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Hidayati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Panglima laot merupakan lembaga adat laot dalam masyarakat nelayan. Panglima laot memiliki tugas penting yaitu melaksanakan hukum adat laot dan kebiasaan dalam masyarakat nelayan di Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur. Pengelolaan perikanan adalah proses terintegrasi dalam pengumpulan informasi, analisis, perencanaan, konsultasi, pembuatan keputusan, alokasi sumberdaya dan implementasi dari berbagai aturan dibidang perikanan dalam rangka menjamin kelangsungan produktivitas sumberdaya dan pencapaian tujuan perikanan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran panglima laot dalam mengatasi segalam permasalahan yang terjadi antar nelayan da mengetahui status/tingkat keberlanjutan perikanan tangkap berbasis kearifan lokal di Idi Rayeuk, Aceh  Timur Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2022 di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survei yang dilakukan pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis RAPFISH (Rapid Appraisal for Fisheries) merupakan analisis untuk mengukur dan menggambarkan kondisi lestari sumberdaya kelautan dan perikanan atau mengevaluasi keberlanjutan (sustainability). Hasil dari penelitian ini adalah pada dimensi kelembagaan barada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai 60.90, dimensi teknologi berada pada kategori baik berkelanjutan dengan nilai77.87, dimensi ekonomi berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai 60.04, dimensi ekologi berada pada kategori baik berkelanjutan dengan nilai 78.05 dan dimensi sosial berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai 70.16. Peran Panglima Laot dalam mengatasi permasalahan berjalan dengan baik dengan adanyan hukum adat laot yang diberlakukan apabila ada yang melanggar. Panglima laot sangat bertindak tegas apabila ada pelanggar hukum adat laot, salah satu hukumannya yaitu dengan menyita hasil tangkapan serta dilarang melaut selama sepekan dan dalam pantauan panglima laot. Karena nelayan merupakan salah satu ujung tombak dalam menjaga pelestarian perikanan. &#13;
&#13;
Kata kunci : Keberlanjutan, Kearifan lokal, RAPFISH, Kelembagaan, Teknologi, Ekonomi, Ekologi dan Sosial&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115629</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 09:40:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 15:26:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>