<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115628">
 <titleInfo>
  <title>KAJI EKSPERIMENTAL DAN NUMERIK KEGAGALAN CAMSHAFT  MOBIL JENIS MULTI PURPOSE VEHICLE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAJRI ANWAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Camshaft pada mesin pembakaran digunakan untuk mentransformasikan gerak katup masuk dan buang. Jika transformasi tidak berjalan sempurna, artinya camshaft akan mengalami kegagalan. Penelitian ini mengkaji penyebab kegagalan camshaft mobil MPV dengan uji kekerasan, komposisi kimia, pengamatan struktur mikro, SEM, dan numerik. Pengujian kekerasan dilakukan searah sumbu x dan y dengan nilai rata-rata 102,15 HRB dan 101,55 HRB. Pengujian komposisi kimia camshaft tergolong dalam kategori besi cor kelabu AISI F10012. Pada pengamatan struktur mikro material camshaft berkomposisi besi cor kelabu dengan adanya sedikit perlite dan graphite berbentuk serpihan memanjang yang bervariasi. Pada uji SEM camshaft mengalami kegagalan dengan ditemukannya cacat di permukaan poros yang menyebabkan perambatan retak. Metode numerik yang diterapkan adalah metode elemen hingga menggunakan software FEMAP untuk menganalisis K1 (faktor intensitas tegangan). Bagian yang dianalisis dilakukan pemberikan beban pada katup dan permukaan cacat. Pada beban di katup yang dianalisis adalah pada wilayah tegangan maksimum dan wilayah permukaan cacat dengan rata-rata nilai K1 masing-masing 40,1875 Mpa.m1/2 dan 20,0975 Mpa.m1/2, sedangkan beban pada permukaan cacat rata-rata nilai K1 115,2 Mpa.m1/2. Semua nilai tersebut memenuhi syarat terjadinya retakan bahwa nilai K1≥K1C (nilai ketangguhan retak) dari camshaft yaitu 20Mpa.m1/2.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115628</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 09:32:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 15:31:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>