<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115617">
 <titleInfo>
  <title>PERANAN PANGLIMA LAOT LHOK DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA LAUT BERBASIS ADAT DI LAMBADA LHOK KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitri Julia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hukum Adat Laot di Aceh merupakan hukum adat yang berlaku dalam masyarakat nelayan di wilayah adat masing-masing. Nelayan atau pengusaha perikanan laut di daerah melakukan usaha penangkapan ikan pada wilayah hukum adat tersebut harus tunduk pada hukum adat yang berlaku di daerah itu. Hukôm Adat Laôt mulai dikenal pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1637) dari Kesultanan Aceh Darussalam. Panglima Laôt merupakan perpanjangan kedaulatan Sultan atas wilayah maritim di Aceh. Dalam mengambil keputusan. Panglima Laot merupakan pemimpin nelayan yang menurut hukum adat laot, bertugas mengkoordinir nelayan dalam usaha penangkapannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan peran panglima laôt lhok dalam penyelesaian bentuk pelanggaran di wilayah lambada lhok dan strategi pengelolaan panglima laôt wilayah lambada lhok dalam menjalankan peranannya. Penelitian ini dilaksanakan lambada lhok Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode Empiris dengan menggunakan analisis S.W.O.T (Strengthen, Weakness, Opportunities, dan Threats) dimana strategis yang efektif dapat dirumuskan secara sistematis dengan membandingkan kondisi internal dan eksternal. Hasil  penelitian menunjukkan perselisihan dan pelanggaran yang terjadi di Lambada Lhok  seperti permasalahan melanggar peraturan melaut di hari-hari (Uroe pantang laot) dan Perebutan Fishing Ground (Meupayang) di laut. Panglima laot sangat berperan dalam menyelesaikan perselisihan dan pelanggaran yang terjadi di PPI Lambada Lhok dimana dari hasil SWOT menunjukkan pertumbuhan penggelolaan di PPI lambada lhok memiliki performa yang kuat serta berpeluang dalam sistem penggelolaan.&#13;
&#13;
Kata kunci : Panglima Laot, Strategi, Sistem Penggelolaan, Kondisi Internal Dan Eksternal Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Lambada Lhok.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115617</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 09:10:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 15:29:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>