THE IMPACT OF MARKET SIZE, INFLATION, TRADE OPENNESS, CORRUPTION, AND ENVIRONMENTAL DEGRADATION ON FOREIGN DIRECT INVESTMENT IN ASEAN COUNTRIES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

THE IMPACT OF MARKET SIZE, INFLATION, TRADE OPENNESS, CORRUPTION, AND ENVIRONMENTAL DEGRADATION ON FOREIGN DIRECT INVESTMENT IN ASEAN COUNTRIES


Pengarang

RIFDAH KHALISHAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sofyan Syahnur - 197005111997021001 - Dosen Pembimbing I
Cut Risya Varlitya - 198404262015042002 - Penguji
Riswandi - 197803072009121004 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1901101010141

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penanaman Modal Asing (FDI) dianggap sebagai sumber pendanaan eksternal yang memperbaiki kondisi perekonomian dan menghilangkan pembatasan perdagangan internasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh ukuran pasar, inflasi, keterbukaan perdagangan, korupsi, dan degradasi lingkungan terhadap FDI di negara-negara ASEAN dalam jangka pendek dan jangka panjang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan menerapkan Panel Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan menggunakan data panel negara-negara ASEAN: Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam dari tahun 1995 hingga 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, ukuran pasar dan keterbukaan perdagangan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap FDI, indeks korupsi mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap FDI, sedangkan inflasi dan degradasi lingkungan tidak berpengaruh terhadap FDI. Dalam jangka pendek, korupsi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap FDI, sedangkan variabel lainnya tidak berpengaruh terhadap FDI. Oleh karena itu, pengambil kebijakan tetap harus memperbaiki kebijakan FDI di beberapa negara, memperhatikan indeks korupsi dengan meningkatkan transparansi, dan mengembangkan peraturan ramah lingkungan untuk menyelamatkan lingkungan perekonomian.
Kata Kunci: Investasi Asing Langsung, Ukuran Pasar, Inflasi, Keterbukaan Perdagangan, Korupsi, Degradasi Lingkungan, Emisi CO2, Panel ARDL

Foreign Direct Investment (FDI) is considered a source of external finance that improves the economic condition and demolishes restrictions for international trade. The purpose of this study is to examine the influence of market size, inflation, trade openness, corruption, and environmental degradation on FDI in ASEAN countries in the short run and long run. The data analysis method used in this study is quantitative and applies the Panel Autoregressive Distributed Lag (ARDL) by using panel data of ASEAN countries: Brunei Darussalam, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, and Vietnam from 1995 to 2022. Results indicate that in the long run, market size and trade openness have a positive and significant influence on FDI, corruption index has a negative and significant influence on FDI, while inflation and environmental degradation do not influence FDI. In the short run, corruption has a positive and significant influence on FDI, while the remaining variables do not influence FDI. Hence, policymakers should still improve FDI policies in some countries, pay attention to the corruption index by improving transparency, and develop environmentally friendly regulations for to save economic environment. Keywords: Foreign Direct Investment, Market Size, Inflation, Trade Openness, Corruption, Environmental Degradation, CO2 Emissions, Panel ARDL

Citation



    SERVICES DESK