<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115497">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN MEDIA BENTENG PENGETAHUAN PADA PEMBELAJARAN SEJARAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Evi Lestari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Sejarah</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembelajaran yang didukung media yang menarik dapat meningkatkan ketertarikan siswa dan dapat memperlancar ketercapaian tujuan pembelajaran sejarah di SMA. Ketersedian media yang terbatas mengharuskan guru untuk mengembangkan media yang menarik dan sesuai dengan tingkat kemampuan siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media benteng pengetahuan pada pembelajaran Sejarah dan untuk mengukur tingkat kelayakan media benteng pengetahuan pada pembelajaran Sejarah di kelas XI SMA Negeri 2 Sabang. Penelitian ini berjenis pengembangan atau Research and Development (R&amp;D) menggunakan model pengembangan ADDIE, meliputi analisis desain pengembangan, implementasi dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan juga analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengembangan media Benteng Pengetahuan dilakukan melalui model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Seluruh tahapan yang ada dalam model ADDIE telah dilakukan sehingga menghasilkan produk media benteng pengetahuan yang layak. (2) Hasil uji kelyakan ahli materi mendapat skor 4,52 dengan kategori sangat layak, ahli media memperoleh skor 4,88 kategori sangat layak. Selanjutnya hasil uji coba kelompok kecil dan kelompok besar masing-masing memperoleh skor persentase sebesar 88% dan 86% dengan kategori sangat layak. Respon siswa terhadap penggunaan media Benteng Pengetahuan menunjukkan bahwa 55% siswa merespon sangat senang, 30% siswa senang dan sebanyak 15% kurang senang dengan penggunaan Media Benteng Pengetahuan dalam pembelajaran Sejarah.&#13;
&#13;
Kata kunci: Pengembangan, media, benteng pengetahuan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115497</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-20 13:15:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 10:49:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>