<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115427">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI SEDIAAN HAND AND BODY LOTION EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA LAM.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAUDHATUL JANNAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daun kelor (Moringa oleifera Lam.) mengandung senyawa yang memiliki aktivitas&#13;
antioksidan sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi sediaan kosmetik hand&#13;
and body lotion yang dapat memberikan kelembaban dan perlindungan bagi kulit.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik dan aktivitas antioksidan dari&#13;
ekstrak daun kelor, kemudian memformulasikan ekstrak daun kelor ke dalam bentuk&#13;
sediaan hand and and body lotion serta melakukan evaluasi sediaan. Ekstrak daun&#13;
kelor diperoleh dari hasil ekstraksi melalui proses maserasi menggunakan etanol 96%,&#13;
karakterisasi ekstrak meliputi uji kadar air, kadar abu total, kadar sari larut air, dan&#13;
kadar sari larut etanol. Uji evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, uji homogenitas,&#13;
uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji viskositas, dan uji iritasi yang dilakukan&#13;
selama 4 minggu. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode 2,2-diphenyl-1-&#13;
picrylhydrazyl (DPPH). Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 ekstrak daun kelor&#13;
sebesar 9,029 μg/mL dengan kadar air 9,2%, kadar abu total 1,33%, kadar sari larut&#13;
air 6,66% dan kadar sari larut etanol 25,8%. Sediaan hand and body lotion di&#13;
formulasikan kedalam 2 formula dengan konsentrasi ekstrak sebesar 2× nilai IC50 dan&#13;
4× nilai IC50. Hasil pengujian aktivitas antioksidan terhadap masing-masing formula&#13;
didapatkan bahwa F0 memiliki nilai IC50 sebesar 219,63 μg/mL, F1 memiliki nilai IC50&#13;
sebesar 63,74 μg/mL dan F2 memiliki nilai IC50 sebesar 28,71 μg/mL. Berdasarkan&#13;
hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kelor memiliki aktivitas&#13;
antioksidan yang sangat kuat. Hasil uji evaluasi sediaan hand and body lotion ekstrak&#13;
daun kelor menunjukkan bahwa F2 telah memenuhi semua parameter uji sediaan yang&#13;
baik dan memiliki nilai aktivitas antioksidan yang sangat kuat.&#13;
&#13;
Kata kunci: Antioksidan; Moringa oleifera; Hand and body lotion; DPPH.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115427</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-20 00:59:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 09:45:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>