<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115411">
 <titleInfo>
  <title>ALTERNATIF DESAIN STRUKTUR RANGKA ATAP BAJA GEDUNG BENTANG 30 METER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>BAYU ARDIANSYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Semakin pesatnya perkembangan teknologi khususnya dibidang konstruksi, rangka atap bermaterial kayu telah banyak digantikan dengan rangka atap bermaterial baja, terutama pada bangunan beruangan besar dan luas seperti aula, auditorium, gedung olahraga dan lain sebagainya. Bangunan besar pastinya memiliki bentang rangka atap yang panjang sehingga memerlukan perhitungan yang cermat dan teliti, agar struktur yang direncanakan aman terhadap beban yang bekerja. Maka dilakukan perencanaan desain struktur atap rangka bidang (plane truss) dengan bentang spesifik 30 m. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk mengetahui nilai rasio kapasitas, defleksi maksimum dan berat keseluruhan struktur pada bentang tersebut. Oleh sebab itu, metode yang digunakan pada perencanaan ini adalah metode Load Resistance Factor Design (LRFD) menggunakan aplikasi perhitungan struktur SAP2000, dengan cara mendesain dua bentuk struktur dan dua profil baja yang berbeda yaitu profil bulat dan profil kanal untuk mengetahui apakah desain struktur rangka atap tersebut dapat digunakan dalam perencanaan sebuah gedung. Hasil analisis pada kedua profil didapatkan rasio kapasitas batang tekan sebesar 0,55 dan 0,63 dan rasio kapasitas batang tarik sebesar 0,13 dan 0,28. Defleksi maksimum yang terjadi pada kedua profil adalah sebesar 0,011999 m dan 0,105724 m dengan batasan maksimum sebesar 1 m. Dalam perencanaan ini diperoleh bahwa struktur rangka atap menggunakan profil bulat baja pipa lebih ringan sebesar 29,896 ton daripada rangka atap yang menggunakan profil kanal baja ringan sebesar 79,640 ton.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115411</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-19 21:19:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 09:20:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>