<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11535">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI TIGA JENIS IKAN YANG TERTANGKAP DI SUNGAI SINGKIL, KECAMATAN SINGKIL, ACEH SINGKIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>VERA SRIMULYATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Telah dilakukan penelitian tentang hubungan  panjang berat dan faktor kondisi tiga &#13;
jenis    ikan yang ditemukan  di Sungai Singkil, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh &#13;
Singkil  pada bulan Juni–Juli 2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui &#13;
pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan nilem  (Osteochilus hasselti), belanak &#13;
(Mugil cephalus)  dan seriding  (Ambassis koopsii).  Penelitian ini  dilakukan dengan &#13;
menggunakan metode  Purposive Sampling.  Jumlah ikan yang tertangkap pada saat &#13;
penelitian adalah  ikan nilem  (Osteochilus hasselti)  sebanyak 45 ekor, ikan belanak &#13;
(Mugil cephalus)  30 ekor dan ikan  seriding  (Ambassis koopsii)  sebanyak  32  ekor.&#13;
Panjang total  (TL)  ikan nilem  (Osteochilus hasselti)  berkisar antara  10,9-20,6 cm, &#13;
ikan belanak  (Mugil cephalus)  berkisar antara 12,7-25,2 cm dan ikan seriding &#13;
(Ambassis koopsii)  berkisar antara 7,4-19,9 cm. Berat (W) ikan nilem  (Osteochilus &#13;
hasselti)  berkisar antara 43,8-175,2 g, ikan belanak  (Mugil cephalus)20,9-162,1 g &#13;
dan ikan seriding  (Ambassis koopsii)  berkisar antara 2,3-  77,26 g.  Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa ikan nilem  (Osteochilus hasselti),belanak  (Mugil cephalus)  dan &#13;
seriding  (Ambassis koopsii)  memiliki pola pertumbuhan yang sama yaitu Allometrik &#13;
negative  dengan nilai  b  masing-masing di bawah dari 3.Nilai  b  yang didapatkan &#13;
adalah untukikan nilem  (Osteochilus hasselti)1,617, ikan belanak  (Mugil cephalus)&#13;
2,905 dan ikan seriding  (Ambassis koopsii)2,668.Nilai faktor kondisi berat relatif &#13;
yang didapatkan lebih  tinggi dari 100.Kondisi Sungai Singkil  mengindikasikan &#13;
secara relatif dalam keadaan baik dan mendukung untuk pertumbuhan ikan.&#13;
Kata kunci : Allometrik, berat relatif ikan, hubungan panjang berat, faktor kondisi.</note>
 <subject authority="">
  <topic>FISH</topic>
 </subject>
 <classification>597</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>11535</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-13 13:32:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-24 10:18:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>