<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115346">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM PROMOSI KESEHATAN PENANGANAN STUNTING OLEH DINAS KESEHATAN ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farah Nazila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stunting merupakan ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Pengelolaan yang baik diperlukan dalam promosi kesehatan melalui media sosial agar sasaran dapat meningkatkan pengetahuan yang diharapkan dapat mengubah perilakunya ke arah positif terhadap kesehatan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan media sosial dalam promosi kesehatan penanganan stunting oleh Dinas Kesehatan Aceh dalam upaya penanganan stunting melalui media sosial menggunakan The Circular Model Of Some (model sirkuler media sosial) dan penghambat dalam upaya promosi kesehatan stunting di media sosial. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui metode wawancara dengan informan dari Dinas Kesehatan Aceh dan Pengikut akun Dinas Kesehatan Aceh. Hasil penelitian menujukkan bahwa pemanfaatan media sosial oleh Dinas Kesehatan Aceh belum optimal dilakukan, masih terdapat hal-hal yang perlu ditingkatkan dan kelemahan yang harus di perhatikan untuk bisa menargetkan angka stunting dapat turun. Informasi hoaks kesehatan menjadi penghambat dalam promosi kesehatan Dinas Kesehatan Aceh di media sosial. Dinas Kesehatan Aceh perlu merencanakan dan memaksimalkan pengelolaan pada akun media sosial agar optimal dalam penyampaian informasi kesehatan.&#13;
Kata Kunci : Promosi Kesehatan, Penanganan Stunting, Media Sosial&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115346</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-19 13:57:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-20 15:47:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>