<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115320">
 <titleInfo>
  <title>PEMODELAN REGRESI SPASIAL DALAM MENGANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Martini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Aceh tahun 2021. Adapun faktor-faktor yang dipertimbangkan adalah jumlah penduduk, upah minimum, tingkat partisipasi angkatan kerja, produk domestik regional bruto dan indeks pembangunan manusia. Analisis regresi dapat diaplikasikan dalam penentuan pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap tingkat pengangguran terbuka. Selain itu, efek kewilayahan antar-kabupaten yang berdekatan terhadap tingkat pengangguran terbuka juga menjadi aspek yang dikaji dalam penelitian ini. Untuk menganalisis bagaimana efek kewilayahan, digunakan metode analisis regresi spasial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Spatial Autoregressive Model (SAR) dan Spatial Error Model (SEM). SAR dan SEM adalah model dengan pendekatan area dimana efek spasial terjadi karena adanya ketergantungan dalam data spasial. Model SAR merupakan model regresi linier yang pada peubah prediktornya terdapat korelasi spasial, sedangkan SEM merupakan model regresi linier yang pada galatnya/error terdapat korelasi spasial. Dari hasil analisis regresi spatial, SAR dan SEM memberikan variabel signifikan yang berbeda. Pada model SAR diperoleh variabel yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Aceh berupa upah minimum, tingkat partisipasi angkatan kerja dan indeks pembangunan manusia. Sementara itu, pada model SEM diperoleh variabel yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Aceh adalah upah minimum, tingkat partisipasi angkatan kerja dan produk domestik regional bruto. Dari perbandingan nilai Akaike Information Criterion (AIC) terhadap model SAR dan SEM, didapatkan nilai AIC untuk SAR adalah 102,086 dan untuk SEM adalah 97,0078. AIC untuk SEM bernilai lebih kecil dari pada SAR yang menunjukan bahwa model SEM memberikan pendekatan yang lebih baik terhadap faktor-faktor serta efek kewilayahan yang mempengaruhi tingkat pengangguran terbuka untuk kabupaten/kota di Provinsi Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115320</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-19 11:57:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-20 11:46:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>