<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115255">
 <titleInfo>
  <title>KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM KONTEN BILANGAN DI SMP NEGERI 1 SIMPANG TIGA PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Ayu Humaira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar bagi siswa yang diukur melalui literasi membaca dan numerasi. Numerasi adalah salah satu literasi dasar yang harus dikuasai oleh siswa namun tingkat kemampuan numerasi siswa di Indonesia masih termasuk rendah. Siswa cukup baik dalam memecahkan masalah matematis dalam pembelajaran matematika namun masih ada siswa yang sulit dalam mengaplikasikan konsep matematika terhadap penyelesaian soal AKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dan penyebab kesulitan dalam menyelesaikan soal AKM konten bilangan di SMP Negeri 1 Simpang Tiga. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian enam orang siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Simpang Tiga yang dipilih berdasarkan kesalahan terbanyak dalam menyelesaikan soal AKM konten bilangan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui tes dan wawancara serta menggunakan triangulasi sumber untuk keabsahan data. Analisis data yang dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan pemahaman soal, kesulitan perubahan, kesulitan proses matematika, dan kesulitan menyimpulkan. Adapun penyebab kesulitan siswa yaitu siswa belum terbiasa dengan soal yang setingkat dengan soal AKM yang berkonteks nyata, siswa belum menguasai konsep matematis dengan baik seperti penguasaan operasi hitung dasar serta konsep menghitung dan mengurutkan bilangan dengan bentuk berbeda, siswa tidak menulis informasi yang terdapat pada soal, siswa belum terbiasa menggunakan langkah penyelesaian yang sistematis dalam menyelesaikan soal, dan siswa jarang mengulang pelajaran.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115255</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-18 20:20:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-19 12:27:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>