<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115254">
 <titleInfo>
  <title>ESTIMASI DOSIS RADIASI DAN FAKTOR RISIKO PADA PEMERIKSAAN CT SCAN THORAX DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN DENGAN MEMBEDAKAN PENGGUNAAN MEDIA KONTRAS DANRNNON -KONTRAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Faradilla Yusfa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Computer Tomografi Scanning (CT Scan) merupakan pesawat sinar-x yang menggunakan metode pencitraan tomografi yang diproses secara digital. Pemeriksaan medis melalui CT Scan dapat dilakukan dengan menggunakan media kontras atau non-kontras. Dosis radiasi yang diterima pasien dapat mengakibatkan perubahan pada sistem biologis dan dapat menimbulkan risiko kanker dan hereditas. Pencitraan thorax merupakan pencitraaan yang paling umum digunakan untuk menemukan masalah didalam dada. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil dosis radiasi dan faktor risiko yang diterima pasien dari pemeriksaan CT Scan thorax menggunakan media kontras dan non-kontras. Dosis radiasi merupakan perkalian Dose Length Product (DLP) dengan faktor bobot jaringan thorax dan juga perkalian DLP dengan koefisien empiris k. Faktor risiko kanker diperoleh dari perkalian dosis efektif dengan 0,0055% per mSv, sedangkan faktor risiko hereditas didapatkan dari perkalian dosis efektif dengan 0,0002% per mSv. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media kontras dan non-kontras menyebabkan perbedaan dosis radiasi dan faktor risiko yang diterima pasien. Media kontras memiliki sifat yang dapat mengurangi intensitas radiasi yang diterima pasien, sehingga penggunaan media kontras dapat mengurangi dosis radiasi dan besar risiko yang diterima pasien.&#13;
Kata Kunci : CT Scan, Dosis Radiasi, Dosis Efektif, Dosis ekuivalen, Faktor Risiko</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115254</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-18 20:17:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-19 15:38:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>