<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115247">
 <titleInfo>
  <title>INCREASING STUDENTS LISTENING SCORE USING GAP FILL EXERCISERN(A QUASI-EXPERIMENTAL RESEARCH IN THIRD GRADE STUDENTS AT MTSN DARUSSYARIAH, BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WAHYU PERKASA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian eksperimen semu ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas latihan pengisian celah dalam meningkatkan keterampilan mendengarkan siswa di kelas tiga MTsN Darussyariah, Banda Aceh. 40 peserta dipilih melalui purposive sampling, dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan latihan gap fill. Kelompok eksperimen menerima intervensi latihan pengisian kesenjangan yang menargetkan subketerampilan pemahaman detail dalam mendengarkan. Temuan ini menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki skor yang jauh lebih tinggi dalam memahami rincian spesifik dibandingkan dengan kelompok kontrol (t = -2.63, p = 0.01), yang menunjukkan dampak positif dari latihan pengisian kesenjangan pada peningkatan kemampuan mendengarkan siswa khususnya pada kosa kata. Hasil ini mempunyai implikasi penting bagi pendidik yang ingin meningkatkan kosa kata, terutama dalam konteks bahasa kedua. Studi ini mengungkapkan bahwa kelompok eksperimen mencapai skor rata-rata 53,5, mengungguli kelompok kontrol dengan skor rata-rata 46,25. Uji-t sampel independen mengkonfirmasi signifikansi statistik dari perbedaan antar kelompok, menyoroti efektivitas latihan mengisi kesenjangan sebagai strategi pengajaran untuk meningkatkan kosa kata. Pendidik didorong untuk mengintegrasikan latihan pengisian kesenjangan ke dalam pendekatan pengajaran mereka untuk mengembangkan kemampuan mendengarkan yang lebih baik. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan bukti empiris yang mendukung penggunaan latihan pengisian celah untuk meningkatkan kosa kata siswa dan penyelidikan lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampaknya terhadap keterampilan bahasa lainnya, seperti berbicara, membaca, dan menulis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115247</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-18 19:28:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-19 15:17:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>