<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115235">
 <titleInfo>
  <title>UJI EFEKTIVITAS ISOLAT PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) INDIGENOUS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) VARIETAS SIDIKALANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yayang Fidia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) merupakan suatu kelompok bakteri yang hidup secara saprofit pada daerah perakaran (rizosfer) berperan sebagai pemacu pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk menguji keefektifan isolat rizobakteri indigenous dari Aceh Besar dan Aceh Tengah dalam mendukung pertumbuhan tanaman nilam Aceh varietas Sidikalang. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu danTeknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dan penanaman nilam dilaksanakan di Nilam Innovation Park (Nino Park) Universitas Syiah Kuala, yang berlangsung dari bulan Desember 2022 sampai Juni 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti adalah jenis isolat rizobakteri yang terdiri dari 15 taraf perlakuan yaitu 1 perlakuan tanpa rizobakteri, 7 perlakuan diberi isolat rizobakteri indigenous yang berasal dari Lambada, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar dan 7 perlakuan diberi isolat rizobakteri dari desa Paya Tampu, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah. Hasil dari penelitian ini adalah jenis isolat rizobakteri dari Aceh Besar dan Aceh Tengah berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah cabang, luas per helai daun, bobot basah akar, bobot biomassa basah tanaman, bobot biomassa kering tanaman dan jumlah daun. Jenis isolat rizobakteri terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman nilam Aceh varietas Sidikalang bedasarkan parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, bobot akar dan bobot biomassa basah tanaman yaitu isolat rizobakteri LB 4/2, LB 5/2 U, PT 7/2, dan PT 8/2.&#13;
Kata kunci : fosfat, IAA, nilam, pertumbuhan dan rizobakteri</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115235</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-18 17:32:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-19 14:39:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>