<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115230">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PERTUKARAN ANTARA PENGEDAR NARKOTIKA DENGAN MASYARAKAT DI PESISIR PANTAI IDI RAYEUK KABUPATEN ACEH TIMUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fakrun Nisak</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pantai Idi Rayeuk merupakan kawasan rawan terhadap pengedar narkotika. Pihak kepolisian  juga  belum  mampu  memberhentikan  aksi  pengedar  narkoba  di  Pesisir Idi  Rayeuk  untuk  itu  tujuan  penelitian  ini  yaitu  untuk  mengetahui  penyebab peredaran  narkoba  sulit  diberantas  di  Pantai  Idi  Rayeuk  Kabupaten  Aceh  Timur. Penelitian  ini  menggunakan  Teori  Pertukaran  Sosial  George  C.  Homans  dengan metode  penelitian  kualitatif.  Berdasarkan  hasil  penelitian  ini  ditemukan  bahwa penyebab  sulitnya  pengedar  narkoba  di  Idi  Rayeuk  diberantas  yaitu  pertama dikarenakan Idi Rayeuk merupakan kawasan rawan narkoba. Penyebab Idi Rayeuk menjadi  kawasan  rawan  narkoba  karena    wilayah  ini  yang  memiliki  jumlah penangkapan  penyalahgunaan  narkotika  terbanyak  di  Aceh,  sehingga  Idi  Rayeuk disebut  menjadi  wilayah  rawan  narkoba.  Kedua,  adanya  program  dan  hukum masalah  narkotika  yang  mengalami  disfungsi.  Ketiga,  adanya  kerjasama  antara pengedar  narkoba  dengan  masyarakat  Idi  Rayeuk.  Adanya  kerjasama  antara masyarakat  dengan  pengedar  narkoba  tentu  terdapat  sebuah  tindakan  pertukaran sosial.  Pertukaran  sosial  yang  terjadi  melibatkan  beberapa  aktor  seperti  pemilik warung kopi, nelayan, single mother, polisi, pekerja lepas, dan masyarakat lainnya. Dari masing-masing aktor mendapatkan reward berupa uang, lowongan pekerjaan, dan sembako dari pengedar narkoba. Sedangkan cost (pengorbanan) yang diberikan masyarakat  yaitu  dengan  membantu  menyembunyikan  barang  bukti  apabila  ada pemeriksaan  serta  menerima  pengedar  narkoba  untuk  bertempat  tinggal  di  Idi Rayeuk.  &#13;
Kata Kunci: Pengedar, Bandar Narkoba, Pertukaran Sosial.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115230</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-18 17:06:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-19 14:27:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>