Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERUBAHAN BUDAYA BU HIDANG KE ALA PRANCIS PADA ACARA PERNIKAHAN DI DESA GAMPONG BARO KECAMATAN SETIA BAKTI KABUPATEN ACEH JAYA
Pengarang
Irni Safriani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Khairulyadi - 197705302010121001 - Dosen Pembimbing I
Yuva Ayuning Anjar - 199301082019032020 - Dosen Pembimbing III
Firdaus Mirza Nusuary - 198610162019031009 - Penguji
Dara Fatia, M.Sos - 199510312022032008 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1810101010001
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Budaya bu hidang pada masyarakat Aceh mengalami pergeseran budaya menjadi French Dinner atau yang sering disebut prasmanan, akan tetapi orang Aceh kebanyakan memakai sebutan ala prancis. Perubahan tersebut juga terjadi di Desa Gampong Baro, oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah melihat bagaimana proses perubahan yang terjadi pada budaya bu hidang ke ala prancis pada pesta pernikahan di desa Gampong Baro, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya serta bagaimana proses transisi perubahan dari solidaritas mekanik ke solidaritas organik yang ada pada masyarakat Gampong Baro. Penelitian ini menggunakan teori Solidaritas Mekanik dan Organik oleh Emile Durkheim dengan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini adalah proses perubahan yang terjadi pada budaya bu hidang ke ala prancis di acara pernikahan itu terjadi secara akulturasi, dimana budaya ala prancis yang merupakan budaya asing yang masuk ke desa Gampong Baro, namun di terima dengan baik oleh masyarakatnya, dan di sesuaikan dengan budaya asli mereka yaitu budaya bu hidang. Budaya ala prancis di terima dengan baik oleh masyarakatnya karena budaya ala prancis lebih mudah dan instan jika dibandingkan dengan budaya bu hidang. Masyarakat Gampong Baro mengalami perubahan dalam tahap bertransisi, dari lingkungan kehidupan mekanik ke lingkungan kehidupan organik. Namun pada masyarakat Gampong Baro tidak sepenuhnya mempunyai hubungan solidaritas organik, dikarenakan masyarakat Gampong Baro masih mencoba untuk mempertahankan budaya asli mereka. Jadi hubungan solidaritas mekanik pun masih dimiliki oleh masyarakat Gampong Baro.
Kata kunci: Bu Hidang, Transisi, Solidaritas
The bu hidang culture in the Acehnese people has experienced a cultural shift into a French Dinner or what is often called a buffet, but most Acehnese use French designations. This change also occurred in Gampong Baro Village, therefore the purpose of this study was to see how the process of change occurred in the bu hidang culture to French style at weddings in Gampong Baro village, Setia Bakti District, Aceh Jaya Regency and how the transitional process of change from mechanical solidarity to organic solidarity that exists in the Gampong Baro community. This study uses the theory of Mechanical and Organic Solidarity by Emile Durkheim with qualitative research methods. The results of this study are that the process of change that occurs in the culture of bu hidang to French style at the wedding ceremony occurs in acculturation, where French-style culture is a foreign culture that enters Gampong Baro village, but is well received by the people, and adapted to their original culture is bu hidang culture. French-style culture is well received by the people because French-style culture is easier and instant when compared to bu hidang culture. The people of Gampong Baro experience changes in the transitional stage, from the mechanical world to the organic world. However, the Gampong Baro community does not fully have an organic solidarity relationship, because the Gampong Baro community is still trying to maintain their original culture. So the relationship of mechanical solidarity is still owned by the people of Gampong Baro. Keywords: Bu Hidang, Transition, Solidarity
PENENTUAN PRIORITAS REKONSTRUKSI JALAN DI KECAMATAN SETIA BAKTI KABUPATEN ACEH JAYA (Fazrimiara, 2022)
STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS DI KAWASAN EKOWISATA GAMPONG BARO, KECAMATAN SETIA BAKTI, KABUPATEN ACEH JAYA (Sayful Febrian Siregar, 2024)
PERSEPSI DAN PERILAKU SADAR GIZI IBU RUMAH TANGGA DI KECAMATAN SETIA BAKTI KABUPATEN ACEH JAYA (Irna Juwita, 2013)
STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA PADA KAWASAN EKOWISAATA MANGROVE GAMPONG BARO, KECAMATAN SETIA BAKTI, KABUPATEN ACEH JAYA (WENI AGUSTIN, 2024)
ANALISIS HETEROGENITAS DEM0GRAFI MELALUI PENDEKATAN METODE CLUSTER PAUTAN TUNGGAL DI KABUPATEN ACEH JAYA (Naziatuz zuhra, 2022)