Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMBINAAN NARAPIDANA ANAK DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II BANDA ACEH
Pengarang
Intan Tarisa - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Khairulyadi - 197705302010121001 - Dosen Pembimbing I
Zulfan - 196107081989101001 - Dosen Pembimbing II
Masrizal - 198404152010121005 - Penguji
Bukhari - 197505242009121001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1910101010049
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Berdasarkan hasil studi awal penelitian didapatkan bahwa adanya pembinaan yang dilakukan pada Narapidana anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Banda Aceh, penelitian ini untuk menganalisis bagaimana pembinaan narapidana anak di Lembaga Pembinaan Narapidana Kelas II Banda Aceh. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan narapidana anak ditandai dengan indikator teori yang dipakai saat wawancara dengan informan di LPKA yaitu melalui proses sosialisasi atau proses interaksi yang terjalin antar pihak pembina dengan anak binaan melalui proses pembinaan yang dilakukan setiap harinya dapat memberikan makna yang mana merupakan hasil kontruksi sosial yang terjadi antara pembina dengan anak binaan sehingga menghasilkan penciptaan makna dan pemahaman bagi anak binaan yang akan terus berlangsung, sehingga anak binaan dapat menunjukkan karakter yang sangat bagus, bukan hanya itu perubahan yang terjadi pada anak binaan juga sangat luar biasa dari yang sebelumnya tidak bisa membaca alquran, baacan solat dengan adanya pembinaan di LPKA mereka jadi bisa dan juga ketika keluar dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Banda Aceh ini dapat menginterpretasikan apa yang telah mereka dapat selama pembinaan. Hal ini lah yang sangat diharapkan setelah mereka selesai dari proses pembinaan dan dikembalikan kepada masyarakat luar, mereka dapat diterima dengan baik dengan menunjukkan apa yang telah mereka dapatkan selama pembinaan dengan perubahan karakter dan juga mereka sangat menyesali dengan apa yang telah mereka buat dan mereka juga tidak ingin mengulangi hal yang sama.
Kata Kunci: Pembinaan, Narapidana Anak, Interaksi Sosial
ABSTRACT Based on the results of the initial research study, it is known that there is guidance being carried out for child prisoners at the Class II Special Development Institution for Children in Banda Aceh. This research aims to analyze how child prisoners are trained at the Banda Aceh Class II Prisoner Development Institute. The research method uses qualitative research methods with a case study approach. Data collection techniques were carried out using observation, in-depth interviews and documentation. The research results show that the development of child prisoners is characterized by theoretical indicators used during interviews with informants at LPKA, namely through the socialization process or interaction process that exists between supervisors and accompanying children through the development process carried out. everyday life that can provide meaning which is the result of social construction. which occurs between the coach and the target children, giving rise to the creation of meaning and understanding for the coached children which will continue continuously, so that the coached children can show very good character, not only that, the changes that occur in the coached children are also very extraordinary compared to those who were before. not yet able to read the Koran, recite the Koran, with the coaching at LPKA you can and also when you leave the Class II Special Development Institute for Children in Banda Aceh you can interpret what you learn during coaching. This is what is really hoped that after they have completed the coaching process and are returned to the outside community, they can be well received by showing what they have gained during coaching with changes in character and also that they really regret what they have done and what they have done. don't want to repeat the same thing. Keywords: Coaching, Child Convicts, Social Interaction
PEMBINAAN NARAPIDANA NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A SIBOLGA (Sammia Habibi Sitanggang, 2020)
PEMINDAHAN NARAPIDANA ANAK DARI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KE LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS III LHOKNGA (HERNANDO AGUSTIAWAN, 2022)
PEMBINAAN TERHADAP ANAK BINAAN YANG MELAKUKAN PENGULANGAN TINDAK PIDANA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II BANDA ACEH (SYARIFAH SARAH FEBRI, 2025)
PEMENUHAN HAK ANAK DIDIK PEMASYARAKATAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) BANDA ACEH (JULIA INTAN PANDINI, 2019)
PEMBINAAN NARAPIDANA PENYANDANG DISABILITAS (SUATU PENELITIAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BANDA ACEH) (Muhammad Ilham Munandar, 2025)