ABU KUTA KRUENG ULAMA DAYAH TASAWUF KHARISMATIK ACEH 1940-2022 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ABU KUTA KRUENG ULAMA DAYAH TASAWUF KHARISMATIK ACEH 1940-2022


Pengarang

AFDHALUL ZIKRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad Haikal - 198808302017031101 - Dosen Pembimbing I
T. Bahagia Kesuma - 198906262019031014 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1606101020019

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Sejarah., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian yang berjudul Abu Kuta Krueng Ulama Dayah Tasawuf Kharismatik Aceh 1940-2022, ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan latar belakang kehidupan Abu Kuta Krueng, (2) Menjelaskan perjalanan karir Abu Kuta Krueng, (3) Menjelaskan pengaruh Abu Kuta Krueng dalam bidang Pendidikan agama di Pidie Jaya. Penelitian ini mengunakan metode pendekatan kualitatif dan metode sejarah. Adapun teknik penelitian dilakukan dengan cara studi pustaka, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini adalah (1) Abu Kuta Krueng adalah ulama tasawuf kharismatik di Aceh pada saat ini, Abu Kuta Krueng juga dikenal sebagai pendiri Dayah Darul Munawarah, beliau pernah belajar ilmu agama pada Tgk. H Abdullah, Tgk Amin Reubee, Tgk H. Hanafiah dan Abon Azis Samalanga. Abu Kuta Krueng mendapat tarikat tasauf dari gurunya Abi Hanafiah (2) Karir dari Abu Kuta Krueng adalah pernah menjadi anggota dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Abu Kuta Krueng juga aktif sebagai anggota dalam Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Pidie Jaya periode 2012-2017, dan yang terakhir Abu berperan jadi Dewan Syuyuh Himpunan Ulama Daya Aceh (HUDA) sebagai pembina. (3) Peran Abu Kuta Krueng dalam dunia pendidikan agama di Pidie Jaya yang paling utama adalah mendirikan Dayah Darul Munawarah Kuta Krueng, dayah tersebut sekarang menampung lebih kurang 5000 santri yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan dari luar negeri. Begitu juga Abu Kuta Krueng sendiri pada saat aktif seumebeut, sering juga mengisi majelis-majelis ta’lim di daerah sekitar guna untuk berdakwah agama dengan sekalian bersosialisasi dengan masyarakat. Pengabdian untuk masyarakat Abu Kuta Krueng paling dikenal pada saat beliau belajar di Dayah Ma’ahadal Ulum Diniyah Islamiyah Masjid Raya (MUDI Mesra) Samalanga adalah men-tajhiz mayit, hal itu di perintahkan lansung oleh Abon Azis pada saat itu.

Kata kunci: Ulama, Dayah, Tasawuf, Kharismatik, Pidie Jaya

The research entitled Abu Kuta Krueng Ulama Dayah Sufism Charismatic Aceh 1940-2022, aims to (1) Describe the background of Abu Kuta Krueng's life, (2) Explain Abu Kuta Krueng's career journey, (3) Explain the influence of Abu Kuta Krueng in the field of Education religion in Pidie Jaya. This research uses a qualitative approach and historical methods. The research techniques were carried out by means of literature study, interviews and documentation. The results obtained from this research are (1) Abu Kuta Krueng is a charismatic Sufism scholar in Aceh at this time, Abu Kuta Krueng is also known as the founder of Dayah Darul Munawarah, he studied religion at Tgk. H Abdullah, Tgk Amin Reubee, Tgk H. Hanafiah and Abon Azis Samalanga. Abu Kuta Krueng received Sufism from his teacher Abi Hanafiah (2). Abu Kuta Krueng's career includes being a member of the United Development Party (PPP), Abu Kuta Krueng was also active as a member of the Pidie Jaya Ulama Consultative Council (MPU) for the 2012-2017 period. , and finally Abu plays a role on the Syuyuh Council of the Aceh Power Ulama Association (HUDA) as a supervisor. (3) Abu Kuta Krueng's most important role in the world of religious education in Pidie Jaya is establishing Dayah Darul Munawarah Kuta Krueng, this Dayah now accommodates approximately 5000 students who come from various regions in Indonesia and from abroad. Likewise, Abu Kuta Krueng himself, when he was active in seumebeut, often filled ta'lim assemblies in the surrounding area in order to preach religion while also socializing with the community. Abu Kuta Krueng's best known service to the community when he studied at Dayah Ma'ahadal Ulum Diniyah Islamiyah Grand Mosque (MUDI Mesra) Samalanga was mentajhiz deceased, this was ordered directly by Abon Azis at that time. Keywords: Ulama, Dayah, Sufism, Charismatic, Pidie Jaya

Citation



    SERVICES DESK