<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115143">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS LITERASI SAINS PADA BUKU AJAR KIMIA SMA KELAS X DI BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NIKO ALFISYAHRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Analisis literasi sains yang dilakukan terhadap buku ajar kimia SMA kelas X Negeri di Kabupaten Bener Meriah, bertujuan untuk menganalisis proporsi indikator literasi sains yang terdapat dalam buku ajar kimia SMA kelas X yang dipakai di SMA Negeri di wilayah Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini menggunakkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan dilaksanakan di 10 SMA Negeri yang tersebar di 6 Kecamatan. Sampel dalam penelitian ini adalah 2 buku terbanyak yang digunakan oleh guru kimia dalam proses pembelajaran di 10 SMA Negeri di Kabupaten Bener Meriah. Penentuan buku sampel dilakukan dengan survey secara langsung terhadap guru yang bersangkutan menggunakan angket. Buku yang digunakan di SMA Negeri Kabupaten Bener Meriah yaitu buku A dan B. Alasan penggunaan kedua buku tersebut dikarenakan buku A dan B merupakan buku yang telah di berikan oleh Pemerintah Bener Meriah untuk seluruh sekolah negeri yang berada  di Bener Meriah. Persentase proporsi indikator literasi sains dalam aspek sains sebagai ilmu pengetahuan pada buku A memiliki persentase sebesar 36,34% dan pada buku B memiliki persentase sebesar 80,27%. Kemudian indikator literasi sains sebagai cara untuk menyelidiki pada buku A memiliki persentase sebesar 44,14%, dan pada buku B memiliki persentase sebesar 9,99%, indikator literasi sains sebagai cara berfikir pada buku A memiliki persentase sebesar 10,31%, dan pada buku B dengan persentase sebesar 8,47%. Indikator literasi sains yang paling sedikit kemunculannya yaitu indikator interaksi sains, teknologi dan masyarakat dengan persentase pada buku A sebesar 1,34%, dan pada buku B memiliki persentase sebesar 1,21%. Hasil analisis literasi sains pada buku ajar kimia SMA kelas X di Kabupaten Bener Meriah memiliki proporsi yang tidak seimbang dikarenakan pada buku ajar kimia SMA kelas X umumnya lebih menekankan pada aspek pengetahuan sains dan aspek sains sebagai cara untuk menyelidiki. sangat kurang menyajikan aspek sains sebagai cara berfikir dan aspek interaksi antara sains, teknologi dan masyarakat.&#13;
Kata kunci: Literasi sains, pembelajaran kimia, buku ajar &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115143</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-18 11:19:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-18 14:51:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>