<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115062">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KOMPOSISI TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIS BIOKOMPOSIT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN MATRIKS RESIN EPOKSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AGUS MARNI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komposit merupakan gabungan dari dua atau lebih bahan yang terdiri dari penguat (dapat berupa serat atau partikel) dan matriks. Papan komposit dapat dibuat dari limbah perkebunan seperti Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan alkali pada serat sebagai penguat papan komposit yang dihasilkan. Perlakuan yang dimaksud adalah perendaman serat di dalam larutan NaOH. Perlakuan dengan NaOH bertujuan untuk menghilangkan lignin agar partikel TKKS dapat terikat baik dengan resin. Penelitian ini menggunakan TKKS dengan ukuran partikel 120 mesh sebagai penguat dan resin epoksi sebagai matriks, dengan perbandingan TKKS (80%vol) : resin epoksi (20%vol) dengan variasi konsentrasi NaOH 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Sifat fisis (kerapatan, porositas, daya serap air, pengembangan tebal) diuji menggunakan standar pengujian ASTM D571-88 dan sifat mekanis (MOE dan MOR) diuji menggunakan standar pengujian ASTM D790-03. Hasil pada penelitian ini menunjukkan penambahan NaOH dengan konsentrasi 0% sampai 10% nilai kerapatan mengalami peningkatan, namun penambahan NaOH dengan konsentrasi 15% sampai 20% nilai kerapatan mengalami penurunan. Sedangkan nilai porositas, daya serap air dan pengembangan tebal berbanding terbalik dengan nilai kerapatan. Nilai terbaik yang diperoleh untuk kerapatan, porositas, daya serap air dan pengembangan tebal yaitu pada NaOH konsentrasi 10% masing-masing adalah 1,186 g/cm3; 9,537 %; 8,146% dan 3,251%. Nilai MOE dan MOR tertinggi diperoleh pada NaOH konsentrasi 10% masing-masing sebesar 478,4 kgf/mm2 dan 2,11 kgf/mm2. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, nilai kerapatan telah memenuhi standar yang telah ditetap kan oleh ANSI, sedangkan sifat fisis pengembangan tebal pada NaOH konsentrasi 0% dan 20% tidak memenuhi standar. Papan komposit yang dihasilkan untuk sifat mekanis memenuhi standar ANSI.&#13;
Kata kunci : Papan Komposit, Tandan kosong kelapa sawit, Resin Epoksi, NaOH, Sifat Fisis, Sifat Mekanis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115062</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-15 16:37:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-15 16:54:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>