PENGARUH PERBEDAAN WARNA UMPAN BUATAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN KERAPU NELAYAN PANCING ULUR DI PERAIRAN PULAU LASIA SIMEULUE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PERBEDAAN WARNA UMPAN BUATAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN KERAPU NELAYAN PANCING ULUR DI PERAIRAN PULAU LASIA SIMEULUE


Pengarang

Siti Safrawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rianjuanda - 198603092019031009 - Dosen Pembimbing I
Nanda Rizki Purnama - 199002112021021101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1911103010018

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Perairan Pulau Lasia yang pada umumnya adalah perairan berkarang yang memiliki potensi sumberdaya perikanan yang sangat melimpah salah satunya adalah ikan kerapu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan warnaumpan terhadap hasil tangkapan ikan kerapu di Perairan Pulau Lasia Simeulue. Penelitian ini dilaksanakan selama sebulan yaitu pada bulan Mei 2023, bertempat di Perairan Pulau Lasia, Kabupaten Simeulue. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan cara melakukan percobaan di lapangan atau metode experimental fishing. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan percobaannya dan di uji menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan uji lanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian diperolah hasil bahwa jenis-jenis ikan kerapu yang tertangkap adalah kerapu ekor kuning (Variola louti), kerapu gunting (Variola albimarginata), dan kerapu bintik biru (Cephalopholis argus). Jumlah keseluruhan hasil tangkapan ikan kerapu diperoleh sebanyak 101 ekor dan berdasarkan warna umpan yang di uji, warna umpan oranye mendapatkan hasil tangkapan yang paling banyak yaitu 42 ekor, kemudian dilanjutkan dengan warna merah yang mendapatkan 31 ekor dan warna biru muda sebanyak 28 ekor. Berdasarkan analisis sidik ragam (ANOVA) didapatkan bahwa F-hitung (5,221) > F-tabel (3,354) pada taraf 5% yang artinya tolak H0 dan diterima H1, dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT), hasil uji BNT diketahui jika setiap rata-rata hasil tangkapan dari 3 jenis warna umpan memiliki simbol yang berbeda. Untuk warna umpan biru muda dengan simbol A, warna umpan merah dengan simbol AB, dan untuk warna umpan oranye dengan Simbol C. Umpan yang paling berpengaruh untuk mendapatkan hasil tangkapan terbanyak adalah warna umpan C dengan rata-rata hasil tangkapan 42 ekor.


Kata Kunci: Warna umpan, kerapu, Pulau Lasia, Simeulue, uji ANOVA

ABSTRACT Lasia Island waters, which are generally craggy waters, have the potential for very abundant fishery resources, one of which is grouper. The purpose of this study was to determine the effect of different bait colors on grouper catches in Lasia Island Waters, Simeulue. This research was conducted for a month, namely in May 2023, located in Lasia Island Waters, Simeulue Regency. The research method used is by conducting experiments in the field or experimental fishing method. Data analysis used in this research is a Completely Randomized Design (RAL) as the experimental design and tested using Analysis of Variance (ANOVA) and further tests with the Smallest Real Differences (BNT) test. The results showed that the types of grouper caught were yellowtail grouper (Variola louti), scissors grouper (Variola albimarginata), and blue-spotted grouper (Cephalopholis argus). The total number of grouper catches was 101 and based on the color of the bait tested, the orange bait color got the most catches, namely 42 fish, followed by red color which got 31 fish and light blue color as many as 28 fish. Based on the analysis of variance (ANOVA), it was found that F-count (5.221) > F-table (3.354) at the 5% level, which means rejecting H0 and accepting H1, and continued with the Smallest Real Difference (BNT) test, the results of the BNT test are known if each average catch of 3 types of bait color has a different symbol. For light blue bait color with symbol A, red bait color with symbol AB, and for orange bait color with symbol C. The most influential bait to get the most catches is bait color C with an average catch of 42 tails. Keywords: Bait color, grouper, Lasia Island, Simeulue, ANOVA test

Citation



    SERVICES DESK