<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114994">
 <titleInfo>
  <title>CRIMINAL JUVENILE LIABILITIES UNDER INDONESIAN LAWS AND ITS ACCORDANCE WITH THE CONVENTION ON THE RIGHT OF THE CHILD (UNCRC)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DWI KHAIRUNNISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Anak merupakan generasi muda penerus, anak diharapkan dapat membawa perubahan besar dalam kemajuan dan kesejahteraan suatu negara. Dalam hal ini negara mempunyai peranan penting dalam menjaga dan melindungi hak dan kewajiban anak, termasuk perlindungan anak yang berhadapan dengan hukum. Untuk mencapai hal tersebut, Indonesia meratifikasi Konvensi PBB tentang Hak Anak dan mengesahkan beberapa undang-undang termasuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.&#13;
&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesesuaian pertanggungjawaban pidana anak berdasarkan Hukum Indonesia dan Konvensi Hak Anak, dan untuk mengetahui jenis hukuman yang dapat dijatuhkan terhadap anak remaja dan mengidentifikasi apakah hukum Indonesia sesuai dengan hukum yang berlaku. hal ini adalah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak sejalan dengan Konvensi PBB tentang Hak Anak (UNCRC).&#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dan mencakup metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis topik Pertanggungjawaban Pidana Remaja Menurut Hukum Indonesia dan kesesuaiannya dengan Konvensi Hak-Hak Anak, termasuk jenis penelitian yang akan dilakukan juga. seperti pendekatan penelitian, penelitian data, instrumen dan prosedur pengumpulan data, dan analisis data.&#13;
&#13;
Penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia telah meratifikasi UNCRC sebagai upaya perlindungan hak anak yang berhadapan dengan hukum, namun dalam implementasinya masih terdapat kekurangan, salah satunya adalah masih terdapatnya anak-anak yang dirampas kemandiriannya dengan cara dipenjara. Hal ini bertentangan dengan apa yang telah diatur dalam UNCRC dimana pemenjaraan bagi anak yang berkonflik dengan hukum harusnya menjadi pilihan terakhir.&#13;
&#13;
Disarankan agar Indonesia lebih memperhatikan perlindungan anak yang berhadapan dengan hukum. Indonesia harus bisa menghindari pemenjaraan anak yang berkonflik dengan hukum sebagai upaya melindungi hak anak sesuai dengan Konvensi PBB tentang Hak Anak (UNCRC).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>JUVENILE  JUSTICE - CRIMINOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>364.36</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114994</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-15 11:05:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-15 12:06:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>