<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114925">
 <titleInfo>
  <title>STUDI HASIL TANGKAPAN INDUK UDANG WINDU (PENAEUS MONODON, FABRICIUS 1798) YANG DIDARATKAN DI KUALA BUGAK, ACEH TIMUR.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitri Ismawarni Pohan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Terdapat keterbatasan data dan informasi mengenai jumlah hasil tangkapan serta cara penanganan induk udang windu di Kuala Bugak Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah hasil tangkapan induk udang windu yang meliputi ukuran panjang karapas, selang ukuran, perbedaan induk udang windu jantan dan induk udang windu betina serta mengetahui cara penanganan induk udang windu mulai dari penangkapan hingga didaratkan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan pengukuran. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis selang kelas. Hasil dari penelitian ini diketahui jumlah hasil tangkapan sebanyak 260 indvidu dengan total berat 43010 gr. Hasil tangkapan didominasi oleh induk udang windu betina dengan jumlah 225 individu dan berat totalnya mencapai 40151 gr, sedangkan induk udang windu jantan hanya berjumlah 35 individu dengan total berat mencapai 2859 gr. Berdasarkan data hasil penelitian, hasil tangkapan induk udang windu betina memiliki ukuran mulai dari 22 cm hingga 29,2 cm dan memiliki berat mulai dari 138 gr hingga 260 gr. Sedangkan pada induk udang windu jantan memiliki ukuran mulai dari 18,5 cm hingga 20,1 cm dengan berat mulai dari 65 gr hingga 100 gr. Cara penanganan yang dilakukan nelayan Kuala Bugak terhadap induk udang windu adalah dengan meletakkan hasil tangkapan kedalam kantong jaring secara perlahan, kemudian kantong jaring diikat pada bagian luar badan kapal sehingga induk udang windu masih terkena air laut. Hal ini dilakukan agar induk udang tetap dalam keadaan fresh. Setelah pendaratan, induk udang windu akan diletakkan kedalam kantong sementara. Kantong tersebut diisi dengan air laut dan diberi es agar induk udang windu masih mendapatkan oksigen dan tetap fresh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114925</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-14 16:01:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-15 09:41:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>