<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114921">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA KEKASARAN PERMUKAAN DAN GAYA POTONG DENGAN VARIASI KECEPATAN RNPOTONG PADA PROSES FRAIS MATERIAL KOMPOSIT POLYESTER PARTIKEL ARANG RNSEKAM PADI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>fathurramadhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengembangan material komposit dengan sifat mekanik tinggi sudah dilakukan dalam industri &#13;
manufaktur, menggunakan bahan pengisi dan penguat melimpah dari alam. Pemanfaatan abu &#13;
sekam padi sebagai bahan limbah untuk material komposit adalah alternatif yang berkembang. &#13;
Dengan kandungan silika yang tinggi, abu sekam padi memiliki potensi kuat dan tahan aus, &#13;
sehingga bila diintegrasikan dengan matriks, dapat menghasilkan komposit yang tangguh dan &#13;
tahan korosi. Proses permesinan dapat dilakukan melalui proses face milling menggunakan Mesin &#13;
CNC Machine Agma A-8 dengan tujuan mengkaji dampak kondisi pemotongan terhadap &#13;
kekasaran permukaan dan gaya potong setelah proses frais pada material komposit polyester &#13;
ketebalan 10 mm dengan partikel arang sekam padi ukuran partikel 100 mesh dan rasio matriks &#13;
85/15. Penelitian juga akan mengevaluasi kualitas alur pemotongan pada material tersebut, dengan &#13;
mempertimbangkan variasi jumlah gigi pada mata pahat (2 flute, 3 flute, dan 4 flute), kecepatan &#13;
spindel (800 Rpm, 1200 Rpm, 1600 Rpm), dan pemakanan (0.05 mm/put, 0.1 mm/put, 0.15 &#13;
mm/put). Berdasarkan pengujian ini diperoleh informasi bahwa penggunaan mata pahat, parameter &#13;
kecepatan putaran spindle dan pemakanan mempengaruhi kualitas permukaan hasil pemotongan &#13;
dan gaya potong yang di hasilkan. Parameter pemotongan dan jumlah flute pada mata pahat yang &#13;
ideal pada proses frais komposit partikel arang sekam padi yang dapat menghasilkan kekasaran &#13;
permukaan dan gaya potong yang rendah terdapat pada semua putaran spindel dengan gerak &#13;
makan 0,05 mm/put menggunakan mata pahat Hss EndMill 4 Flute dengan nilai rata-rata (Ra = &#13;
1,512 µm) dan (FR = 15,13 N).&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114921</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-14 15:56:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-15 09:39:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>