<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114886">
 <titleInfo>
  <title>ADSORPSI LOGAM BESI (FE) MENGGUNAKAN TANAH DIATOM YANG DIAKTIVASI SECARA FISIKA DAN KIMIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Chalid Muksin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Kimia Unsyiah</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Studi ini menginvestigasi karakteristik dan performa adsorben tanah diatom sebelum dan setelah aktivasi fisik dan fisika-kimia untuk tujuan pengendalian konsentrasi logam berat Fe dalam air asam tambang. Tanah Diatom diaktivasi secara fisik melalui kalsinasi pada suhu 750ºC selama 60 menit, dilanjutkan dengan aktivasi kimia menggunakan HCl 1N pada suhu 80ºC selama 24 jam dengan pengadukan magnet. Adsorben yang dihasilkan kemudian dikarakterisasi menggunakan instrumen XRD, SEM-EDX, dan BET. Tahapan adsorpsi dilakukan pada variasi konsentrasi larutan umpan (C0 Fe: 5, 10, 20, 40, dan 80 ppm) dan variasi massa adsorben (m: 1, 3, dan 5 gram), yang mana model isotherm dan kinetik telah dipelajari. Hasil analisis XRD mengungkapkan bahwa metode aktivasi ganda meningkatkan kandungan silika (SiO2 99,2%) dan menghilangkan pengotor, menghasilkan struktur yang lebih amorf dengan penurunan kristalinitas. Struktur yang teridentifikasi pada ketiga adsorben tersebut adalah silika kuarsa dengan sistem kristal trigonal. Analisis SEM mengkonfirmasi adanya morfologi amorf dengan ukuran partikel yang tidak seragam dan adanya aglomerasi. Analisis menunjukkan bahwa aktivasi fisik dan fisika-kimia meningkatkan persentase berat silika dan menurunkan elemen karbon dan kalsium. Analisis BET mengungkapkan peningkatan luas permukaan setelah aktivasi fisik, diikuti dengan penurunan setelah aktivasi fisik dan kimia. Peningkatan konsentrasi umpan menghasilkan peningkatan kapasitas adsorbsi, sedangkan peningkatan massa adsorben memberikan pengaruh yang sebaliknya. Model isotherm Freundlich paling sesuai untuk memodelkan perilaku adsorpsi pada ketiga jenis adsorben. Untuk pemodelan kinetik, model pseudo second order cocok untuk adsorben sebelum dan setelah aktivasi fisik, sementara model pseudo first order cocok untuk adsorben setelah aktivasi fisik dan kimia. Secara keseluruhan, studi ini memberikan wawasan mengenai perubahan struktural dan performa adsorpsi adsorben tanah diatom selama proses aktivasi.&#13;
&#13;
kata kunci: adsorpsi, tanah diatom, air asam tambang, logam besi (Fe), aktivasi fisika dan kimia</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114886</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-14 13:57:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-15 08:26:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>