<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114853">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KOMBINASI PAKAN  MAGGOT (HERMETIA ILLUCENS) DAN AMPAS TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN GABUSRN (CHANNA STRIATA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL HASANAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan gabus merupakan salah satu ikan yang memiliki permintaan pasar cukup tinggi, karena memiliki tekstur daging yang tebal, dan baik untuk kesehatan. Tingginya hasil penangkapan ikan gabus di alam, menyebabkan terjadinya penangkapan yang berlebihan, sehinnga perlu dilakukan usaha budidaya ikan gabus untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi  maggot dan  ampas tahu yang telah difermentasi pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan gabus. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pembiakan dan Pembesaran Ikan, Fakultas Kelautan dan  Perikanan, Universitas Syiah Kuala pada Februari - Maret 2023 menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan terbaik dari pertambahan berat mutlak sebesar (20,18 g), panjang  mutlak (14,27cm), Survival Rate (97,50%), Specific Growth Rate (0,50%) berada pada perlakuan C dengan kombinasi tepung maggot fermentasi 55% + ampas tahu fermentasi 15%, dan untuk perlakuan terbaik dari Feed Convertion Ration (1,41%) dan Efesiensi Pakan (71,29%) berada pada perlakuan A yaitu pakan kontrol. Dan kisaran luas permukaan vili usus yaitu 45534,41 - 57469,91, sedangkan untuk hasil luas permukaan vili usus dan Survival Rate tidak berbeda nyata. Perlakuan terendah berada pada perlakuan B di mana kombinasi tepung maggot fermentasi 50% + ampas tahu fermentasi 20%.&#13;
&#13;
Kata kunci : Ikan gabus, maggot, ampas tahu, fermentasi.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114853</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-14 12:11:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-14 15:02:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>